Imigran Afganistan Ditemukan Gantung Diri di Bhadra Resort Bintan

Pengungsi lainnya melihat jenazah korban di rumah sakit. (Foto: Kesbangpol Bintan/Presmedia.id)
Pengungsi lainnya melihat jenazah korban di rumah sakit. (Foto: Kesbangpol Bintan/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Bintan – Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa.

Bagi pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berpikir bunuh diri, segera konsultasikan persoalan anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.”

Seorang imigran asal Afganistan, Haqil Ali ditemukan tewas gantung diri di tempat pengungsian sementara Bhadra Resort Km 26 Kecamatan Toapaya, Bintan, Kepulauan Riau, Minggu (22/10/2023) malam.

Satuan Tugas Penanganan Pengungsi dari Luar Negeri (Satgas PPLN) Bintan, Lukman, membenarkan adanya imigran yang ditemukan tewas gantung diri.

“Korban ditemukan gantung diri di pohon tepatnya disamping Lapangan Voli Bhadra Resort,” ujarnya, Senin (23/10/2023).

Korban ditemukan pertama kali oleh rekannya Navid Jaffari (28) sekitar pukul 20.30 WIB. Ketika ditemukan, korban masih dalam posisi lehernya terjerat tali yang terikat di pohon.

Kemudian Navid memberitahukan kejadian ini kepada rekan lainnya yaitu Ezatullah Ahmadi (25) dan Mahdi Qanbari (26).

“Navid dan Ezatullah memegang tubuh korban dan Mahdi memotong tali yang menjerat lehernya. Lalu ketiganya menurunkan korban ke tanah,” jelasnya.

Setelah itu, ketiga rekannya mencoba memberikan pertolongan pertama dengan cara menekan dada (CPR). Namun tidak ada respon. Lalu mereka menghubungi warga dan membawa korban ke RSUP Raja Ahmad Thabib (RAT) di Kota Tanjungpinang.

Selanjutnya korban diperiksa oleh dokter dan dinyatakan sudah meninggal dunia. Lalu kejadian ini dilaporkan ke pihak kepolisian.

“Jadi jam 23.00 WIB kejadian ini baru dilaporkan. Bahwa salah satu pengungsi meninggal dunia karena gantung diri,” katanya.

Korban Sempat Refreshing ke Pantai Trikora

Sebelum mengakhiri hidupnya, kata Lukman yang menjabat Kepala Kesbangpol Bintan itu, Minggu (22/10/2023) sekitar pukul 16.00 WIB korban bersama lima rekan lainnya cari hiburan atau refreshing dengan berjalan-jalan ke Pantai Trikora Kecamatan Gunung Kijang.

Beberapa jam setelah refreshing, sekitar pukul 18.30 WIB mereka kembali ke Bhadra Resort. Sesampainya disana, Navid menawari korban untuk makan namun tidak mau.

“Korban lalu meninggalkan rekannya dan keluar dari kamar dengan alasan akan menelepon seseorang,” jelasnya.

Satu jam setengah telah berlalu tepatnya pukul 20.00 WIB. Korban tak kunjung kembali ke kamar. Rekannya penasaran lalu menghubungi korban melalui telepon dan pesan Whatsapp. Namun tidak ada jawaban, kemudian mulai mencari korban di lendopo sekitar lapangan Voli Bhadra Resort.

Pukul 20.30 Wib, Navid menemukan korban dalam kondisi gantung diri di pohon. Lalu memberitahukan kejadian ke rekan lainnya Ezatullah Ahmadi untuk membantu menurunkan Korban

“Sekitar pukul 21.10 WIB, Navid kembali menghubungi rekan lainnya lagi Mahdi Qanbari untuk memotong tali korban. Kemudian tubuh korban diturunkan ke tanah dilakukan pertolongan pertama dengan cara menekan dada (CPR) dan mengecek nafas namun tidak ada respon dari korban,” sebutnya.

Rekan korban menghubungi warga Gesek, Warsono untuk meminta bantuan. Pukul 21.20 WIB, korban dibawa menuju RSUP Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang dengan menggunakan mobil tersebut.

Tiga puluh menit kemudian, korban tiba di IGD RSUP Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang kemudian dilakukan penanganan medis oleh dr. Vindi Andanam. Disitu korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan kepolisian,” tutupnya.

Penulis: Hasura
Editor  : Redaksi