
PRESMEDIA.ID, Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama (Kemenag) Nizar mengatakan Pemerintah Indonesia dan Malaysia akan mewujudkan kerja sama terkait sertifikasi halal. Saat ini, draft Memorandum of Cooperation (MoC) halal kedua negara sudah final.
“Draft MoC sudah final kalau pun ada revisi silakan didiskusikan bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag dengan JAKIM (Jabatan Kemajuan Islam Malaysia) dan Pengarah Majelis Halal Malaysia,” kata Sekjen Nizar saat menerima Ketua Pengarah JAKIM Datuk Hajah Hakimah binti Mohd Yusoff yang memimpin delegasi di Kantor Kemenag Jalan Lapangan Banteng Barat, Jakarta, Kamis (9/10/22).
Delegasi JAKIM yang hadir dalam pertemuan tersebut di antaranya Pengarah Kanan Bagian Dasar Kemajuan Islam, Ustaz Aminudin bin Mohamad, Pengarah Majlis Halal Malaysia, Ustaz Marzuki bin Hassan, Ketua Penolong Pengarah, Bagian Dasar Kemajuan Islam, Ustaz Jafri bin Abdullah, dan Atase Agama Kedutaan Besar Malaysia Ustaz Muhammad Naqzrul Azraf bin Mohd Nazarludin.
Koordinator Kerja Sama JPH pada BPJPH Fertiana Santy menambahkan bahwa perkembangan MoC halal antara BPJPH dan JAKIM yang sudah berlangsung sejak pertengahan tahun 2022 lalu. Menurutnya, draf MoC sudah final pada Januari 2023.
“Insya Allah MoC tinggal tanda tangan saat kunjungan Bapak Presiden Joko Widodo ke Malaysia pada Juni 2023,” katanya.
Fertiana menyebutkan, MoC ini juga sangat dinanti oleh pelaku ekspor-impor dari kedua negara. Tak hanya itu, MoC ini juga sudah mendapat persetujuan dari Direktorat Hukum Kementerian Luar Negeri.
“Mudah-mudahan dengan MoC ini, saling pengakuan dan keberterimaan sertifikasi halal dan penilaian kebersesuaian dari kedua negara bisa dilaksankan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pengarah JAKIM Datuk Hajah Hakimah binti Mohd Yusoff menyampaikan terima kasih atas sambutan dari Sekjen Kemenag dan jajaran.
Ia mengatakan salah satu tujuan berkunjung ke Kemenag adalah menindaklanjuti rencana kerja sama halal Indonesia dengan Malaysia.
“Terkait kesepakatan halal, kami tinggal menunggu dari pihak BPJPH. Kami rasa kesepakatan halal antara Indonesia, Malaysia, dan Singapura nantinya akan berjalan dengan sistematis dibanding dengan negara lain seperti di Eropa dan lainnya. Semoga MoC halal BPJPH dengan JAKIM dapat terwujud tahun ini,” kata Datuk Hajah Hakimah.
Selain MoC halal, dalam pertemuan tersebut juga dibahas sejumlah isu dari kedua negara seperti beasiswa santri penghafal quran untuk kuliah di perguruan tinggi Malaysia, perkawinan antar warga negara hingga kerja sama keagamaan lainnya.
Penulis:Presmedia
Editor :Redaktur