
PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Isak tangis empat anak Anita pecah, ketika jasad almarhum Pekerja Migran Indonesia korban tenggelam di Malaysia itu tiba di rumah duka sekitar pukul 19.35 WIB, Senin (31/1/2022).
Selain keempat anaknya, isak tangis orang tua dan keluarganya juga terdengar di RT 03 RW 01 Kelurahan Kampung Bugis Kecamatan Tanjungpinang Kota.
Pantauan di rumah duka, jenazah almarhum tiba dengan menggunakan mobil Ambulance dari Batam ke gang rumahnya. Jenazah yang sudah di petikan, terlihat dibalut dengan plastik putih transparan.
Begitu masuk kedalam rumah, jeritan tangis anak-anak korban langsung pecah memanggil-memanggil ibunya.
“Ibu ibu….. Ibuuuuuu… buuu… buuu,” tangis keempat anaknya yang sebelumnya sudah menunggu di dalam rumah.
Salah satu keluarga juga meminta tolong warga untuk tidak berkerumun masuk kedalam rumah untuk melihat jenazah, mengingat kediamannya yang berada di atas plantar dan terbuat dari kayu.
Selain itu, pihak keluarga juga meminta warga untuk tidak mengabadikan momen ketika peti jenazah dibuka, Begitu juga dengan para awak media.
“Tolong ya bapak ibu, dan rekan-rekan media, kami dari keluarga meminta tolong,” kata salah satu keluarganya.
Di tempat yang sama, Kakak Korban Asmi menyebutkan bahwa jenazah akan dimandikan dan disholatkan di masjid terdekat, sebelum dimakamkan di tempat pemakaman keluarga yang telah disediakan.
“Kita sudah sediakan tempat pemakaman keluarga di depan rumah kita ini,” jelasnya.
Sebelumnya, Kepala seksi perlindungan PMI BP2MI Tanjungpinang, Darman Sagala, mengatakan Jasad PMI Anita, korban kapal tenggelam di perairan Malaysia dipulangkan ke tanah air atas permintaan keluarga.
Jasad wanita asli Kampung Bugis Tanjungpinang itu, dibawa dari Johor ke Jakarta pada Minggu (30/1/2022), kemudian diterbangkan ke Batam baru dibawa ke Tanjungpinang.
Sebelumnya, PMI Anita merupakan satu dari 27 PMI ilegal yang tenggelam di teluk Ramunia Sungai Rengit Johor Bahru pada 21 Januari 2022 lalu.
Dari 27 PMI itu, Dua orang diantaranya merupakan warga Kampung Bugis kota Tanjungpinang. Kedua warga Tanjungpinang yang menjadi korban Kapal PMI ilegal yang tenggelam itu, adalah Anita dan Fatmawati Warga Rt 03/RW 01 Kelurahan Kampung Bugis Kecamatan Tanjungpinang Kota.
Beruntung, Fatmawati berhasil selamat dari kejadian kapal tenggelam tersebut. Sedangkan, Anita menjadi salah satu dari lima korban tewas akibat kapal tenggelam di perairan Malaysia.
Penulis:Roland
Editor :Redaksi
Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi presmedia.id: redaksi.presmed@gmail.com











