
PRESMEDIA.ID– Bupati Bintan Roby Kurniawan menjenguk 22 pegawai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas bus di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Raja Ahmad Thabib (RAT) Kepulauan Riau (Kepri), Kilometer 8, Kota Tanjungpinang, Selasa (20/10/2026).
Bupati Roby tiba di rumah sakit sekitar pukul 20.10 WIB bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Bintan Rony.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bintan, Nafriyon, telah berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sejak sore untuk memantau kondisi para pegawai yang dirawat.
Saat menjenguk para korban, Roby mendatangi mereka satu per satu dan memberikan semangat kepada pegawai serta keluarga yang mendampingi.
Ia berharap seluruh korban segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa.
Roby mengatakan, berdasarkan laporan yang diterimanya, terdapat 22 pegawai Pemkab Bintan yang menjadi korban kecelakaan tersebut.
Sebanyak 20 orang di antaranya merupakan pegawai Dinas Pendidikan (Disdik), sedangkan dua lainnya berasal dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Dinas Perhubungan (Dishub) Bintan.
“Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa para pegawai ini. Pemkab Bintan memberikan dukungan dan mendoakan agar seluruh korban diberikan kesembuhan serta segera pulih,” ujar Roby.
12 Korban Kecelakaan Bus Sudah Diperbolehkan Pulang
Roby menjelaskan, dari total 22 pegawai yang menjadi korban kecelakaan bus, sebanyak 12 orang telah diperbolehkan pulang. Sementara itu, 10 korban lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit hingga Selasa malam.
Sebagian korban masih harus menjalani observasi medis dan menunggu jadwal operasi sesuai dengan kondisi masing-masing.
Roby mengingatkan pegawai yang telah diperbolehkan pulang agar tidak ragu kembali ke rumah sakit apabila masih merasakan sakit atau mengalami gejala lain setelah kecelakaan.
“Bagi yang sudah pulang, apabila masih mengalami sakit ataupun gejala lainnya, bisa datang kembali ke rumah sakit,” jelasnya.
Pemkab Bintan Koordinasi dengan Jasa Raharja
Selain memberikan dukungan moril, Pemkab Bintan juga akan berkoordinasi dengan PT Jasa Raharja untuk memastikan para korban memperoleh hak dan jaminan yang sesuai, termasuk santunan serta pembiayaan pengobatan berdasarkan ketentuan yang berlaku.
Roby mengatakan, pemerintah daerah turut berupaya membantu kebutuhan transportasi para pegawai agar mereka dapat kembali bekerja setelah kondisi kesehatan memungkinkan.
“Kita juga akan membantu transportasi bagi pegawai nantinya untuk pergi dan pulang kerja,” katanya.
Disdik Bintan Pastikan Kondisi Pegawai Terus Dipantau
Sementara itu, Kepala Disdik Bintan, Nafriyon, mengatakan sejumlah pegawai masih menjalani perawatan intensif di RSUP Raja Ahmad Thabib. Berdasarkan keterangannya, lima orang masih dirawat, dengan dua di antaranya mengalami luka berat.
Ia menyebutkan, salah satu korban telah menjalani operasi pada pagi hari. Nafriyon berharap seluruh pegawai yang mengalami luka segera pulih.
“Tadi pagi sudah ada yang menjalani operasi. Semoga segera pulih dan sehat,” ungkapnya.
Nafriyon juga meminta para pegawai yang menjadi korban kecelakaan agar memprioritaskan pemulihan kesehatan dan mengikuti arahan tenaga medis.
Menurutnya, pihak Disdik Bintan terus memantau kondisi pegawai yang masih dirawat sejak malam kejadian hingga hari berikutnya.
“Kami dari semalam hingga hari ini terus mengecek kondisi pegawai yang masih berada di rumah sakit,” ucapnya.
Pemkab Bintan berharap seluruh pegawai yang menjadi korban kecelakaan dapat segera pulih. Pemerintah daerah juga berupaya memastikan kebutuhan perawatan dan dukungan bagi para korban dapat ditangani dengan baik.
Penulis:Hasura
Editor :Redaksi
Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi presmedia.id: redaksi.presmed@gmail.com












