Kasus Bunuh Diri di Tanjungpinang Meningkat, 6 Warga Akhiri Hidup Sepanjang Januari–Oktober 2025

Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Hamam Wahyudi (Roland/ presmedia)
Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Hamam Wahyudi (Roland/ presmedia)

PRESMEDIA.ID– Kasus bunuh diri di Kota Tanjungpinang mengalami peningkatan sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data Polresta Tanjungpinang, tercatat enam kasus bunuh diri terjadi sejak Januari hingga Oktober 2025.

Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi, mengungkapkan, penyebab utama aksi nekat tersebut diduga karena depresi dan tekanan ekonomi yang dialami para korban.

“Dari enam kasus yang kami tangani, sebagian besar korban mengalami depresi berat, baik karena masalah ekonomi, keluarga, maupun kondisi mental yang tidak stabil,” jelas Hamam.

Salah satu kasus terbaru terjadi pada Sabtu malam (25/10/2025) di kawasan Perumahan Pinang Mas Residence, Tanjungpinang.

Seorang pria berinisial Id (28) ditemukan tewas gantung diri menggunakan tali setrika di rumahnya. Dari hasil penyelidikan, peristiwa tragis ini diduga dipicu oleh masalah keluarga yang tengah dihadapinya.

Hamam menegaskan, meningkatnya kasus bunuh diri menjadi perhatian serius Polresta Tanjungpinang. Pihaknya berupaya meningkatkan komunikasi dengan masyarakat melalui pendekatan sosial dan imbauan preventif agar peristiwa serupa tidak terulang.

“Kami mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan keluarga. Dukungan serta kepekaan sosial sangat penting agar tidak ada lagi warga yang memilih jalan bunuh diri,” ujarnya.

Selain itu, Polresta juga mendorong masyarakat untuk tidak ragu mencari bantuan profesional, baik ke layanan kesehatan mental maupun lembaga sosial, ketika menghadapi tekanan hidup yang berat.

Penulis:Roland
Editor  :Redaktur