Kasus Melandai, Gubernur Nilai Penanganan Covid-19 Sangat Baik

Gubernur Kepri Ansar Ahmad
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Perkembangan kasus Covid-19 di Provinsi Kepulauan Riau cenderung terus menurun. Berdasarkan laporan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kepri, hingga 13 Maret 2022 total kasus aktif sebanyak 2.033 orang.

Jumlah tersebut terus mengalami penurunan dibandingkan puncak Covid-19 pada akhir Februari 2022 yang menyentuh angka 4 ribuan kasus.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengungkapkan data berbagai indikator kasus pandemi Covid-19 di Kepri cenderung sudah sangat baik.

“Perkembangan Covid-19 di Provinsi Kepri kumulatif selama 14 hari terakhir dinyatakan telah dapat dikendalikan,” ungkapnya, Senin (14/3/2022).

Menurut Gubernur, perkembangan kasus aktif Covid-19 di Kepri Terus mengalami tren penurunan secara signifikan. Hal terlihat dari kasus harian tertinggi tercatat pada tanggal 23 Februari 2022 lalu dengan jumlah konfirmasi sebanyak 585 orang per hari.

Sementara, rata-rata konfirmasi harian periode 24 Februari sampai 11 Maret 2022 dengan jumlah konfirmasi 357 orang/hari mengalami tren penurunan secara konsisten.

“Mudah-mudahan tidak ada trend kenaikan kasus lagi. Itu yang terus kita jaga,” harap Ansar.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepri, Mohammad Bisri , mengatakan saat ini penyebaran Covid-19 di Kepri mulai melandai, meski kasus aktif masih tercatat di angka 2.033 orang, namun tingkat keterisian rumah sakit (BOR) rendah, yaitu 12,23 persen dan isolasi terpadu 1,71 persen.

Oleh karena itu, dirinya menjamin kondisi rumah sakit masih aman dan terkendali, karena rata-rata pasien Covid-19 tidak bergejala berat, sehingga cukup menjalani isolasi mandiri atau terpadu.

“Kita tengah berupaya menurunkan level PPKM 3 ke level 1 dengan meningkatkan testing dan tracing, karena salah satu syarat pandemi jadi endemi ialah PPKM level 1 bertahan selama 6 bulan,” demikian Bisri.

Penulis : Ismail
Editor : Redaksi

Jangan Lewatkan