Kembangkan Varietas Padi Inpari 32, Bintan Akan Keluarkan Merk Beras Lokal

Bupati Bintan Apri Sukadi dan petani Bintan, saat melakuka panen Padi Varietas 32 di Bintan.
Bupati Bintan Apri Sukadi dan petani Bintan, saat melakukan panen Padi Varietas 32 di Bintan.

PRESMEDIA.ID,Bintan-Pemerintah kabupaten Bintan akan menyusun konsep pemberdayaan petani dalam pengembangan varietas padi 32 dan mengeluarkan merk beras kemasan asli Bintan untuk dipasarkan.

Bupati Bintan Apri Sujadi, mengatakan saat ini telah meminta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Bintan untuk menyusun konsep pemberdayaan petani dan mengeluarkan merk paritas beras lokasi dalam kemasan tersebut.

“Kita siap mendukung pemberdayaan pertanian padi dan melahirkan kemasan beras lokal dengan merk dan identitas deerah, dalam upaya meningkatkan nilai tambah petani dan kebanggaan daerah,” ujar Apri Rabu,(4/3/2020).

Sebagai mana diketahui, sektor pertanian daerah Bintan pada 2019 mulai berkembang dan produksinya menunjukan grafik kenaikan.

Data BPS Kepri menyatakan pada tahun 2019 produksi beras Bintan tembus 72,50 Ton atau naik 28,14 Ton dari sebelumnya 44,36 Ton.

Apri Sujadi melanjutkan, Beras Asli Bintan yang akan memiliki kemasan unik dan menarik itu, akan ditanam oleh petani-petani Kabupaten Bintan di dua lokasi strategis, yaitu di Desa Sri Bintan dan Desa Toapaya.

Selain itu lanjut Dia, petani Bintan saat ini, juga sedang gencar dikembangkan varietas padi Inpari 32 yang akan mendukung kegiatan korporasi pengembangan petani penangkar padi di Kabupaten Bintan.

“Varietas padi yang dikembangkan saat ini adalah jenis Inpari 32. Jadi beras inilah yang akan segera dipasarkan,” jelasnya.

Peluang ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dengan menciptakan sentra pemberdayaan petani dan juga mengedepankan kearifan beras lokal.

“Fokusnya adalah bagaimana kita mewujudkan pemberdayaan petani dan beras lokal,”pungkas Apri.

Penulis: Hasura