Kodam III Siliwangi Telusuri 23 Prajuritnya Diduga Hilang Akibat Longsor Cisarua Jabar

Kodam III/Siliwangi masih menelusuri informasi terkait 23 prajurit TNI yang diduga menjadi korban longsor di Cisarua, Bandung Barat. Proses evakuasi dan pencarian masih berlangsung di tengah kendala cuaca.

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban longsor Cisarua (Dok-Antara)
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban longsor Cisarua (Dok-Antara)

PRESMEDIA.ID– Kodam III/Siliwangi mengonfirmasi tengah menelusuri informasi terkait 23 prajurit TNI yang diduga menjadi korban dalam musibah tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Kepala Penerangan Kodam III/Siliwangi, Kolonel Inf Mahmuddin, mengatakan, pihaknya masih melakukan verifikasi data untuk memastikan apakah terdapat anggota TNI di antara 23 orang yang dilaporkan tersebut.

“Saya belum bisa mendapatkan informasi terkait apakah ada anggota kami di antara 23 personel tersebut. Nanti akan saya konfirmasi kembali,” ujar Mahmuddin dikutip Kumparan, Senin (26/1/2026).

Peristiwa longsor Cisarua terjadi di Kampung Pasir Kuning dan Kampung Pasir Kuda, Desa Pasirlangu.
Berdasarkan data sementara, bencana tersebut menelan korban jiwa sebanyak 17 orang.

Selain itu, sebanyak 73 orang lainnya dilaporkan masih dalam pencarian.

Kodam III/Siliwangi telah mengerahkan personel untuk membantu proses evakuasi dan pencarian korban bersama tim gabungan dari berbagai unsur.

Namun, proses pencarian masih menghadapi sejumlah kendala, terutama kondisi cuaca di lokasi kejadian.

“Kami akan terus melakukan pencarian karena kendala di lapangan masih cukup besar, terutama terkait cuaca. Terkait anggota kami yang belum diketahui keberadaannya, kami masih melakukan penelusuran,” tambah Mahmuddin.

Hingga kini, proses evakuasi, identifikasi, dan pendataan korban masih terus berlangsung di lokasi bencana.

Penulis:Presmedia
Editor :Redaksi