Lagi, 12 Ribu Dosis COVID-19 Vaksin Tiba di Tanjungpinang

DWG 9884
Sekretaris Daerah Provinsi Kepri TS Arif Fadilah.

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Lagi, sebanyak 12 ribu dosis vaksin COVID-19 kembali tiba di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, Kamis (7/1/2021). Setelah sebelumnya 13 ribu vaksin serupa tiba di Tanjungpinang pada Senin ((4/1/2021).

“Kemarin sudah tiba 13 ribu dosis, hari ini sisanya tiba lagi. Jadi, total 25 ribu dosis vaksin COVID-19,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri, TS Arif Fadillah, kepada awak media saat ditemui usai penyerahan dokumen DPA APBD Kepri 2021 di Gedung Daerah, Tanjungpinang.

Vaksin produk Sinovac asal negeri tirai bambu tersebut tiba di Tanjungpinang menggunakan maskapai Garuda dan langsung dibawa ke Gedung Instalasi Farmasi milik Dinkes Kepri di Jalan Kesehatan, Tanjungpinang.

Arif mengungkapkan sesuai dengan instruksi Pemerintah pusat pada tahap ini Provinsi Kepri memperoleh jatah 25 ribu dosis vaksin. Total tersebut diperuntukkan kepada tenaga kesehatan, TNI dan Polri sebagai prioritas penerima vaksinasi COVID-19.

Menurut Arif, izin Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) untuk vaksin tersebut sudah keluar. Bahkan, pelaksanaan vaksinasi perdana dilakukan oleh Presiden RI pada 13 Januari mendatang, lalu dilanjutkan dengan vaksinasi Gubernur dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) di daerah masing-masing sehari setelahnya.

Kendati demikian, untuk vaksinasi ke tenaga kesehatan dan pihak-pihak prioritas, Pemprov Kepri masih menunggu instruksi susulan dari pemerintah pusat.

“Untuk vaksinasi tenaga kesehatan, kita tunggu arahan pusat lebih lanjut. Tapi, kita laksanakan dulu untuk kepala daerah dan Forkopminda,” imbuh Sekda.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Mohammad Bisri, mengungkapkan, vaksin COVID-19 tahap pertama diperuntukkan bagi 12.095 tenaga kesehatan (nakes) se-Kepri.

”Sesuai dengan aturannya setiap nakes akan di-vaksinasi sebanyak 2 kali dengan rentang waktu 2 minggu. Jadi, dua kali vaksinasi setiap orangnya,” demikian Bisri.

Penulis : Ismail