
PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Lantai Pasar yang dikelola ambruk dan menyebabkan korban. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT.Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB) salahkan pedagang Ikan masih nekat jualan.
Direktur BUMD PT.TMB Irwandi, mengatakan sejak dua pekan lalu pihaknya sudah melarang para pedagang ikan untuk berjualan di pasar itu. Tetapi sejumlah pedagang tetap nekat untuk berjualan dengan alasan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi.
“Kami sudah kasih peringatan, tapi petugas kami dilawan oleh pedagang yang ingin tetap jualan,” kata Irwandi, Sabtu(5/3/2022).
Sebelumnya lanjut Direksi PT.TMB ini, 12 lapak di Pasar Ikan, sebelumnya juga sudah roboh dua pekan lalu.
Dan atas kejadian ini, PT.TMB merelokasi sebagian pedagang ke Jalan Tengku Umar di Pasar Mini Bestari. Sementara sebagian belum tertampung karena tempat tidak cukup.
Terdapat 41 pedagang yang sudah direlokasi dan 25 pedagang lainnya belum direlokasi.
“Pasar Mini Bestari itu milik swasta, kita diberi waktu sekitar dua minggu untuk memperbaiki agar lebih layak dan bisa menampung lebih banyak pedagang,” pungkasnya.
Sebelumnya, Lantai pelantar beton parkiran pasar ikan, Pasar Baru Kota Tanjungpinang ambruk, seorang anak kecil bersama puluhan sepeda motor terjatuh masuk ke dalam laut, Sabtu (5/3/2022)pagi.
Sebanyak 4 orang warga menjadi korban dalam kejadian ini diantaranya ibu hamil dan anak- anak.
Saat ini korban ibu hamil Fitriyani (23) menjalani perawatan di RSUD Tanjungpinang dan Ilham (5) juga menjalani perawatan di RSAL Tanjungpinang karena patah tulang pada jari kelingking dan jari manis.
Sementara itu puluhan kendaraan milik warga dan pedagang juga ikut rusak.
Penulis : Roland
Editor : Redaksi