
PRESMEDIA.ID, Batam – Gubernur Kepri Ansar Ahmad menghadiri sosialisasi launching Pilkada tahun 2024 yang diselenggarakan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepri di Pelataran Parkiran Mall Botania 2 Kota Batam, Ahad (30/6/2023) malam.
Acara launching Pilkada ini, ditandai dengan penekanan sirine bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Ketua Bawaslu RI Ahmad Badja, Ketua Bawaslu Provinsi Kepri Zulhasril Putra, dan Anggota KPU Provinsi Kepri, Trio Handoko.
Gubernur Ansar mengatakan, Pilkada merupakan pondasi utama dalam memilih pemimpin yang berkualitas dan berintegritas.
Pilkada bukanlah sebuah rutinitas semata, tetapi merupakan proses demokrasi yang harus berlangsung jujur dan adil,” jelasnya.
Ansar juga menyebut, pemilih pemula atau milenial di Kepri mendominasi peserta pemilih di Provinsi Kepri dengan prosentase sekitar 29,6 persen atau sekitar 627 ribu pemilih.
Dengan keberadaan Pemilih-pemula ini, harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memastikan suara mereka terakomodir dan dapat menggunakan hak pilihnya pada Pilkada di Kepri 2024.
“Bawaslu, sebagai garda terdepan pelaksanaan pilkada, harus memastikan semua yang memiliki hak suara terakomodir,” ujarnya.
Kepri Hibahkan Dana Pilkada Rp199,1 M
Untuk menyelenggarakan Pilkada di Kepri, Ansar menyebut, Pemerintah Provinsi Kepri telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 199,1 milyar dalam mendukung pelaksanaanya.
Dari jumlan itu Rp 141,4 miliar dihibahkan untuk KPU Provinsi Kepri dan Rp 57,7 miliar untuk Bawaslu Kepri.
Pada kesempatan itu, Gubernur Ansar juga mengajak seluruh masyarakat untuk mensukseskan pilkada dan melaporkan jika ada kecurangan.
“Kita menginginkan pilkada di Kepri berjalan dengan baik, aman, dan tanpa gangguan seperti pelaksanaan pilpres dan legislatif sebelumnya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu RI Rahmat Badja menyatakan, sosialisasi pilkada harus memberikan pemahaman dan pendidikan politik kepada publik.
“Masyarakat harus memahami aturan dan tata cara pemilihan kepala daerah serentak yang akan dilaksanakan pada November 2024,” ingatnya.
Kegiatan sosialisasi, juga dihadiri oleh Tenaga Ahli Bawaslu RI Risky, Forkompinda Provinsi Kepri, Ketua KPU Provinsi diwakili Anggota KPU Trio Handoko dan tamu undangan lainya.
Penulis: Presmedia
Editor : Redaksi