Isdianto Pastikan Maju Pilgub 2020 Kepri Lawan Soerya Respationo

Plt.Gubernur Kepri Isdianto Pastikan maju di Pilgub 2020 Kepri
Plt.Gubernur Kepri Isdianto Pastikan maju di Pilgub 2020 Kepri.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kepulauan Riau Isdianto memastikan akan maju dalam kontestasi politik Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kepri 2020 mendatang melawan Calon Gubernur lain yang maju termasuk calon yang diusung PDIP Kepri Soerya Respationo.

Saat ini, Isdianto mengatakan, dirinya sudah melakukan komunikasi politik bersama sejumlah partai politik (Parpol) di Provinsi Kepri yang akan mendukungnya.

“Saya pasti maju (Pilgub). Komunikasi politik sudah dengan beberapa partai,”ungkapnya kepada wartawan saat ditemui di Gedung Daerah,Selasa (10/3/2020).

Isdianto juga mengakui, telah melakukan pertemuan dengan Ketua umum Partai Nasdem untuk meminta dukungan kepadanya pada Pilgub Kepri 2020 dan kominikasi tersebut dikatakan berjalan dengan bagus.

“Beberapa waktu lalu saya sudah berjumpa dengan Pak Soerya Paloh. Dan, alhamdulillah komunikasi berjalan baik,” ujarnya.

Selain Nasdem, Isdianto tidak menampik, juga melakukan pertemuan dan komunikasi dengan partai Demokrat, PPP dan PKS. Mengenai hasilnya, pihaknya masih terus membicarakan. Isdianto berharap, komunikasi yang dibangun akan menghasilkan kesepakatan yang baik untuk mendukungnya maju dalam pesta demokrasi provinsi Kepri September mendatang.

“Ya bagaimana pun memang sudah waktunya kita jalin komunikasi politik dengan partai politik,” tuturnya.

Saat disinggung mengenai pasangan yang akan digandengnya pada Pilgub 2020, Isdianto mengaku belum bisa memberikan kepastian. Menurutnya, saat ini Dia sedang fokus melakukan komunikasi politik bersama sejumlah parpol. “Itu belum lah. Kita lihat nanti saja,”tukasnya.

Sebelumnya, Isdianto yang digadang menjadi wakil gubernur mendampingi Soerya Respationo yang diusung PDI-P pada Pilkada Kepri 2020 akhirnya buyar karena Isdianto menolak mendampingi ketua DPD PDIP Soerya Respationo pada Pilkada Kepri 2020 itu.

Isdianto mengatakan, hal itu dilakukanya sebagai konsekwensi, karena tidak akan mungkin mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur dari PDI-P menyaingi ketua DPD PDI-P Soerya Respationo.

�Itu sudah memang konsekwensi yang harus saya ambil, karena PDI-P juga sudah punya calon yang akan diusung, dan saya tidak akan mungkin mendahului beliau (Soerya-red),�ujarnya ketika dikonfrimasi wartawan di kantor Gubernur Kepri, Jumat,(28/2/2020).

Selain itu, lanjut Isdianto, Permintaan dirinya mundur, atas adanya permintaan dari berbagai pihak, yang membuat dirinya harus bersikap. Dan menarik diri dari partai PDI-P dikatakan, merupakan kabaikan bagi semua.

�Saya menyatakan dan melakukan itu tidak lain untuk kebaikan semua. Kalaupun saya mencalonkan, tentu saya juga harus mencari partai lain dan secara otomatis akan dikeluarkan dari PDIP,�sebutnya.

Menanggapi hengkangnya� Isdianto dari PDI-P itu, sekretaris DPD PDI-Perjuangan Provinsi Kepulauan Riau Lis Darmansyah mengatakan, PDIP tidak mempersoalkan Isdianto tidak berpasangan dengan Soerya Respationo. Namun hendaknya, jika memang pilihan Politik Isdianto tersebut benar adanya, hendaknya dapat langsung disampaikan kepada DPD PDI-Perjuangan Kepri atau menyampaikan secara terbuka.

�Pada dasarnya kami menghormati keputusan pak Isdianto. Bagaimanapun itu merupakan hak politik beliau,�ungkap Lis Darmansyah.

Saat ini, lanjut Lis, Soeryo Respationo yang menyatakan diri maju sebagai Gubernur Kepri, siap melawan Isdianto di Pilgub Kepri 2020 mendatang. Untuk pendampingnya, PDI-P Kepri juga telah menyodorkan 4 nama calon wakil gubernur pendamping Ketua DPD-PDIP Kepri itu, ke DPP-PDIPerjuangan Pusat.

Salah satu dari 4 nama calon yang akan mendampingi Soerya itu, disebut-sebut adalah wali kota Tanjungpinang, H,Syahrul dan Bupati Apri Sujadi, sedangkan 2 lainya� merupakan kalangan profesional.

Penulis:Ismail /Redaksi