Listrik Tambelan Hidup 24 Jam, Warga Binsir Tuntut Janji Bupati Apri

Kecamatan Pulau Tambelan Bintan Akhirnya dialiri Listrik 24 Jam
Kecamatan Pulau Tambelan Bintan Akhirnya dialiri Listrik 24 Jam.(Presmed)

PRESMEDIA.ID,Bintan- Warga tiga desa di Kecamatan Bintan Pesisir (Binsir) Bintan, kembali menuntut janji Bupati Bintan Apri Sujadi atas aliran listrik nyala 24 Jam. Hal itu dikatakan warga, karena tiga desa di Kecamatan Binsir batal dialiri listrik selama 24 jam melainkan hanya 14 jam saja. Sedangkan Kecamatan Tambelan saat ini aliran listrik yang sebelumnya dijanjikan non stop dan nyala 24 jam.

Amat salah seroang warga kecamatan Bintan Pesisir (Binsir) mengatakan, pihak PLN dan kecamatan telah menggelar rapat beberapa waktu lalu, hasilnya tiga desa di wilayah tersebut belum dapat dialiri listrik 24 jam seperti yang dijanjikan Bupati Bintan sebelumnya.

“Waktu Pak Bupati berkunjung ke sini, beliau pernah menjanjikan, listrik akan hidup 24 jam di tiga desa. Namun nyatanya hanya saat ini PLN hanya mengaliri listrik di desa kami ini dari Jam 05.00 Sore sampai Jam 07.00 pagi,”ujar Amat di Kijang,Rabu (9/10/2019).

PLN kata Amat, akan mengoperasikan mesin pembangkit di tiga desa kecamatan Binsir itu pada akhir bulan ini dengan kapasitas mesin pembangkit di Desa Numbing hanya berkapasitas 500 Kilo Watt (kW), Desa Mapur 100 kW dan Desa Air Glubi 300 kW.

Amat berharap pengoperasian mesin pembangkit di tiga desa tersebut sesuai dengan janji kepala daerah yaitu 24 jam non stop. Karena janji angin segar bupati Bintan itu menjadi dambaan ribuan warga di desanya.

“Memamg kami (nelayan) akan melaut pada siang hari, Tapikan istri-istri kami ada di rumah. kalau ada listrik siang hari mereka (istri) bisa berusaha mengolah makanan,”jelasnya.

Sementara itu, warga Tambelan, Sukri mengaku sangat senang pulau yang dihuninya sejak puluhan tahun akan dialiri listrik non stop seharian. “Akhirnya yang jadi dambaan kita sejak dulu terkabulkan. Listrik 24 jam di sini,”katanya.

Tambelan, kata nelayan ini, memiliki 7 desa dan 1 kelurahan, Untuk dipusat pemerintahan kecamatan terdapat lima wilayah yaitu Kelurahan Teluk Sekuni, Desa Batu Lepuk, Desa Melayu, Desa Hilir, dan Desa Kukup. Sedangkan 3 wilayah lagi berada di luar pusat pemerintahan yaitu Desa Mentebung, Desa Pulau Pinang dan Desa Pengikik. “Besok, Kamis (10/10/2019) akan ada simulasi untuk operasi mesin pembangkit listrik selama 24 jam di 1 kelurahan dan 4 desa. Kalau 3 desa lagi akan dialiri listrik dengan mesin genset,”ucapnya dengan girang.

Kapolsek Tambelan, Ipda Missayamsu Alson juga membenarkan adanya simulasi uji coba operasi Listrik 24 jam di kecamatan itu, Simulasi akan dilakukan 1 kelurahan dan 4 desa. “Simulasi ini dalam rangka persiapan persiapan perubahan suplay listrik yang awalnya dari 14 jam dalam sehari menjadi 24 jam atau non stop,”ujar Alson.

Simulasi ini, kata Alson, juga bertujuan untuk mengetahui kehandalan mesin pembangkit maupun jaringan yang dikelola PT PLN Sub Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tambelan. Kemudian juga untuk mengukur kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diserap dalam pengoperasian mesin pembangkit tersebut. “Simulasinya dimulai dari Kamis (10/10/2019) sore sampai Senin (14/10/2019) pagi. Dan pada Senin itu mesin akan dimatikan atau stop karena pihak PT PLN akan melakukan evaluasi kembali,”katanya. (Presmed8)