Menko Airlangga Dukung Bintan Jadi Pusat Kawasan Ekonomi Digital

Menko Perekonomian Airlangga Hartato bersama petinggi perusahaan Group Galant Venture Ltd GVG PT Bintan Inti Industrial Estate BIIE Lobam saat melakukan Peninjuan Bandara Busung di Bintan
Menko Perekonomian Airlangga Hartato, bersama petinggi perusahaan Group Galant Venture Ltd (GVG) dan PT Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) Lobam saat melakukan peninjuan pembangunan Bandara Busung di Bintan.

PRESMEDIA.ID,Bintan- Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan, mendukung kawasan ekonomi di Bintan menjadi kawasan ekonomi digital.

Untuk mewujudkan hal itu, Kementerian Perekonomian dikatakan, akan melakukan revisi dan evaluasi kebijakan aturan, untuk menggali potensi ekonomi di kawasan Free Trade Zone (FTZ) serta Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam, Bintan dan Karimun, hingga investasi dikawasan itu dapat meningkat.

Hal itu dikatakan Menko Airlangga Hartato, saat melakukan kunjungan ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang dan Kawasan Industri di Lobam kabupaten Bintan Kepulauan Riau,Jumat (31/1/2020).

Dari masukan serta peninjuaan sejumlah kawasan yang dilakukan, Arilanga mengatakan, evaluasi dan revisi kebijakan aturan itu perlu dilakukan, hingga kawasan FTZ dam KEK di Kepri itu lebih berkembang.

Beberapa kebijakan saat ini sedang direvisi dengan tujuan akan membuat kawasan Batam dan Bintan dapat menjadi pusat ekonomi digital,”kata Airlangga.

Saat ini lanjut dia, kebijakan mengenai Badan Pengusahaan Kawasan (FTZ) ini juga sedang dievaluasi dan direvisi, agar menjadi lebih baik serta mampu menarik dan meningkatkan investasi di Bintan dan Batam.

“Dari hasil revisi ini nantinya akan mebuat kawasan ekonomi Bintan memiliki potensi yang sangat besar dalam menunjang perekonomian. Bahkan lebih berkembang lagi dari saat ini, dan perkembangan FTZ Bintan bisa sama dengan Batam,”ujarnya.

Dalam kunjunganya di Lobam, Airlangga juga disambut meriah oleh karyawan dan petinggi-petinggi perusahaan Group Galant Venture Ltd (GVG) kawasan PT Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) Lobam, diantarnya Vice President PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) Frans Gunara, GM PT BIIE Aditya Laksamana, Group General Manager (GGM) PT BRC Abdul Wahab serta Anggota Komisi V DPR RI Ansar Ahmad.

Dikawasn itu, Airlangga sempat melaukan rapat bersama, membahas perkembangan perekonomian industri dan pariwisata di Bintan, serta melihat langsung perkembangan pembangunan Bandara Internasional Bintan atau biasa disebut Bandara Busung.

General maneger (GM) PT.BIIE, Aditya Laksamana mengatakan, roadmap BIE sejalan dengan program yang diprogramkan pemerintah dalam meningkatkan Foreign Direct Investment (FDI) yang berorientasi pada ekspor dengan memperkuat infrastruktur yang terintegrasi.

“Untuk mendukung itu semua, kita juga mempersiapkan SDM unggul,”ujar Aditya.

PT BIIE kata Adiya, telah melakukan segala upaya untuk menarik investasi ke dalam Kawasan Industri Lobam seluas 4.000 Hektare (Ha) ini.

Salah satunya rutin mengikuti beberapa pegelaran dimulai dari Halal Ekspo di Jepang pada 2017, Halal Ekspo di Thailand pada 2018 dan pada 2020 ini, juga direncanakan, menghadiri kegiatan Premium Food Show di Jepang dan Hannover Messe di Jerman yang merupakan pameran tahunan terbesar dibidang teknologi industri.

Kemudian, New Development yang telah dicanangkan oleh BIIE dengan terobosan pengembangan Offshore Marine Center,Halal Hub,E-Commerce dan Aerospace Industry serta Fasilitas Maintenance Repair dan Overhaul (MRO).

�Saat ini ada 17 perusahaan termasuk PT BIIE beroperasi di Lobam. Diharapkan kedepannya akan lebih banyak lagi namun semua itu butuh dukungan dari pemerintah pusat maupun daerah. Sehingga dapat mewujudkan peluang-peluang usaha tersebut,� jelasnya.

Untuk mendapatkan dukungan, perkembangan kawasan BIIE disemua sektor, juga disampaikannya ke Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Demikian juga beberapa kebutuhan dukungan kebijakan pemerintah dengan harapan pembangunan kawasan dapat lebih cepat terselenggara.

�Kehadiran Pak Menteri ini sebagai upaya untuk memberikan dukungan sekaligus meninjau kesiapan pembangunan Bandara Internasional Bintan,”ujarnya.

Penilis:Hasura