MenPAN-RB Canangkan Program OLGOZI Menuju Birokrasi Bersih dan Bebas Korupsi

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) RI, Abdullah Aswar, meluncurkan program One Local Government One Zona Integritas (OLGOZI) tiga provinsi di Hotel Best Western Premier Panbil di Kota Batam, Kepulauan Riau pada Rabu (4102023)
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) RI, Abdullah Aswar, meluncurkan program One Local Government One Zona Integritas (OLGOZI) tiga provinsi di Hotel Best Western Premier Panbil di Kota Batam, Kepulauan Riau pada Rabu (4102023)

PRESMEDIA.ID, Batam – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) RI, Abdullah Aswar, secara resmi meluncurkan program One Local Government One Zona Integritas (OLGOZI) di tiga provinsi, masing-masing Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), dan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Acara peluncuran OLGOZI ini, berlangsung di Hotel Best Western Premier Panbil di Kota Batam, Kepulauan Riau pada Rabu (4/10/2023) secara daring.

Pencanangan program OLGOZI ini, bertujuan untuk memperkuat Zona Integritas (ZI) dan menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di lingkungan birokrasi pemerintah daerah.

Acara yang berlangsung secara daring ini, juga dihadiri oleh sejumlah pejabat lain, termasuk Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, serta Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, dan Pelaksana Tugas (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin.

Turut hadir secara langsung adalah Sekretaris Eksekutif KemenPan RB, Prof. Eko Prasojo, Wakil Ketua KPK RI, Johanis Tanak, Dirjen Disdukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi serta Bupati dan wali kota se-Provinsi Kepri bersama dengan instansi vertikal lainnya.

Sementara itu, 14 bupati dan wali kota se-Provinsi Kalimantan Tengah serta 24 bupati dan wali kota se-Provinsi Sulawesi Selatan bergabung dalam acara tersebut secara daring.

Menteri PANRB, Abdullah Aswar Anas, dalam sambutannya secara daring, menegaskan, bahwa peluncuran OLGOZI memiliki signifikansi penting dalam upaya reformasi birokrasi. Program ini bertujuan untuk menciptakan birokrasi yang bersih dari korupsi, berkinerja cepat, tepat, dan terukur.

Menurutnya, program OLGOZI harus dijalankan secara masif untuk memastikan pemerintah daerah memiliki unit kerja strategis yang mendapatkan predikat WBK dan WBBM, sehingga mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Abdullah Aswar Anas juga menggarisbawahi bahwa birokrasi bersih dan berkinerja tinggi, yang dibangun melalui zona integritas, akan meningkatkan kepercayaan publik dan memberikan manfaat yang langsung dirasakan oleh masyarakat.

“Ini yang akan kita dorong dari penerapan OLGOZI, untuk melahirkan birokrasi yang berintegritas dan menghasilkan pelayanan berkualitas,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menyampaikan komitmen Provinsi Kepri dalam memajukan pembangunan zona integritas.

Keberhasilan program ini, menurutnya, sangat bergantung pada kualitas dan kapasitas individu dalam meningkatkan integritas organisasi.

Gubernur Ansar juga mengungkapkan, Kepri telah melakukan langkah-langkah penting, seperti penetapan unit kerja dan pemantauan zona integritas, yang dinilai oleh tim penilai nasional.

Selanjutnya, sebagai langkah konkret dalam mewujudkan program OLGOZI, sejumlah bupati dan wali kota se-Provinsi Kepri, seluruh bupati dan wali kota se-Provinsi Kalimantan Tengah, serta seluruh bupati dan wali kota se-Provinsi Sulawesi Selatan juga menandatangani komitmen bersama untuk mencapai Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani.

Penulis: Presmedia
Editor  : Redaksi