
PRESMEDIA.ID, Bintan – Dua mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) UPT Bintan Utara yaitu Mobil suplai air dan mobil pemadam kebakaran, mengalami kerusakan pada mesin penyedot dan kebocoran pada tangki.
Saat ini, ke dua mobil pemadam kebakaran itu, terpaksa parkir dan dilakukan perbaikan secara bergilir di sebuah bengkel di Bintan utara.
Kepala UPT Damkar Bintan Utara, Panyodi, membenarkan rusaknya dua unit Mobil Pemadam Kebakaran di Kabupaten Bintan itu.
Ia mengatakan, untuk mobil suplai air Damkar mengalami kerusakan pada mesin penyedot air dan beberapa keran tak bekerja maksimal.
Sedangkan mobil pemadam kebakaran mengalami kerusakan pada tangki air yang bocor di bagian lantai tangki karena sudah keropos dan berkarat.
“Saat ini keduanya mobil suplai air dan Mobil pemadam-nya sedang diperbaiki di bengkel,” ujar Panyodi,.
Kerusakan tangki pada mobil Pemadam Kebakaran ini, kata Payodi, dikarenakan tangki mobil Pemadam Kebakaran itu tidak pernah kosong dan selalu terisi air.
“Karena tangki ini memang tidak pernah kosong dengan air karena kita selalu waspada hingga mengakibatkan tangkinya berkarat dan keropos,” jelasnya.
Saat ini lanjutnya, untuk perbaikan, kedua mobil itu harus menunggu giliran. karena baru dapat dilakukan jika mobil suplai air sudah selesai diperbaiki.
“Karena Damkar Bintan Utara ini kan, hanya memiliki satu mobil damkar dan satu mobil suplai air. Maka salah satunya harus siaga sehingga tidak dapat dimasukan bengkel secara bersamaan,” katanya.
Atas hal itu, Panyodi juga berharap, ada penambahan mobil pemadam kebakaran dan mobil suplai air untuk UPT Damkar Bintan Utara yang memiliki wilayah kerja cukup luas. Yaitu mencakup tiga kecamatan diantaranya Kecamatan Bintan Utara, Seri Kuala Lobam dan Teluk Sebong.
“Sebelumnya kami sudah ajukan untuk pengadaan penambahan mobil Damkar ini, Tapi sampai saat ini belum terealisasi,” ujarnya.
Penulis: Hasura
Editor : Redaksi