
PRESMEDIA.ID, Bintan – Mobil Toyota Avanza BP 1861 JY yang ditumpangi satu keluarga asal Kota Batam ditabrak oleh Mobil Chevrolet Spark BP 1887 YW di Jalan Lintas Barat, Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Rabu (27/12/2023) malam.
Kasatlantas Polres Bintan, AKP Khapandi, mengatakan kecalakaan lalu lintas antara Mobil Toyota Avanza dan Mobil Chevrolet Spark itu menelan korban tujuh orang. Enam diantaranya berada di Mobil Toyota Avanza dan satu lagi di Mobil Chevrolet Spark.
“Dalam insiden ini ada tujuh korban. Yaitu satu keluarga di Mobil Toyota Avanza terdiri dari pengemudi dan lima penumpang. Kemudian pengemudi Mobil Chevrolet Spark,” ujar AKP Khapandi, Kamis (28/12/2023).
Kejadian itu sekira pukul 17.40 WIB. Dimana Mobil Toyota Avanza yang dikemudikan Ridwan (41) membawa lima penumpang yaitu Nurlaela (37), Nurkholis (11), Kanaya (9), Khoirul (5) dan Sholikin (49).
Mereka semua datang dari Kota Batam dan berencana hendak ke Tanjungpinang. Tepatnya di Senggarang, Kecamatan Tanjungpinang Kota.
“Pengemudi dan penumpang mobil Toyota Avanza ini berasal dari Kota Batam dan hendak ke Tanjungpinang,” jelasnya.
Pengemudi dan penumpang mobil Toyota Avanza tersebut melalui Jalur Lintas Barat untuk sampai ke Tanjungpinang. Sedangkan mobil Chevrolet Spark yang dikemudikan Vicky (32) dari Kota Tanjungpinang hendak ke arah Tanjung Uban.
Setibanya di Desa Busung, sebelum PT Pasir Lepan. Mobil Chevrolet Spark tiba-tiba mengalami hilang kendali lalu mobil tersebut masuk ke jalur kanan.
“Mobil Chevrolet Spark yang hilang kendali tabrakan dengan Mobil Toyota Avanza. Tabrakan depan sama depan sehingga mobilnya ringsek berat,” katanya.
Akibat tabrakan tersebut pengemudi dan penumpang Mobil Toyota Avanza yaitu Ridwan mengalami luka pada bagian dada. Lalu Nurlaela mengalami benturan pada bagian kepala belakang, luka memar pada bagian leher, dan luka memar pada bagian pinggang belakang.
Berikutnya Nurkholis mengalami luka robek pada bagian telapak kaki kiri, luka memar pada bagian jidad sebelah kiri, luka memar pada bagian kaki sebelah kiri.
Kemudian Kanaya mengalami luka memar pada jidad kiri, Khoirul mengalami luka memar pada bagian jidad sebelah kiri, dan luka lecet pada bagian tangan kiri serta Sholikin mengalami luka robek pada bagian mulut dalam, patah tulang pada bagian tulang kering kaki bagian kiri
“Untuk pengemudi Mobil Chevrolet Spark yaitu Vicky mengalami luka paling parah. Diantaranya luka robek pada bagian telinga bagian kanan, luka robek pada bagian bawa bibir, luka robek pada bagian mulut dalam, luka robek pada bagian kepala kiri, luka robek pada bagian lutut bagian kaki kiri, dan luka lecet pada tangan dan kaki,” ucapnya.
Ketujuh korban telah dilarikan ke RSUD Engku Haji Daud (EHD) Tanjung Uban. Mereka telah mendapatkan penanganan medis. Begitu juga dengan kedua kendaraan yang terlibat lakalantas tersebut sudah dievakuasi dari lokasi kejadian.
“Setelah mengalami kecelakaan pengemudi dan penumpang kedua mobik dibawa ke rumah sakit untuk penanganan medis lebih lanjut,” sebutnya.
Berdasarkan bekas-bekas di TKP di duga sementara penyebab terjadinya kecelakaan di sebebkan oleh kelalaian pengemudi Mobil Chevrolet Spark BP 1887 YW.
Sementara untuk kerugian materil yang disebabkan lakalantas tersebut sekitar Rp 30 juta.
“Kasus ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” tutupnya.
Penulis: Hasura
Editor : Redaksi