
PRESMEDIA.ID– Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menggelar Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah di Masjid Nurul Huda, Sungai Raya, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun.
Kegiatan yang mengusung tema “Al-Qur’an Solusi Kehidupan” ini, dihadiri langsung Ansar Ahmad bersama Nyanyang Haris Pratamura serta sejumlah tokoh masyarakat dan tamu undangan.
Dalam kegiatan tersebut, tausiah disampaikan oleh Abdil Muhadir Ritongga. Ia mengajak umat Islam untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.
Melalui momentum Ramadan, umat Islam diharapkan semakin memperkuat hubungan dengan Al-Qur’an serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.
Pada kesempatan itu, Gubernur Ansar Ahmad mengajak seluruh umat Islam menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum untuk memperkuat keimanan dan meningkatkan kualitas ibadah.
“Semoga Allah memberikan kita kekuatan untuk tetap istiqomah hingga penghujung Ramadan 1447 H. Mudah-mudahan Allah menganugerahkan kepada kita predikat paling mulia bagi seorang hamba, yaitu menjadi orang-orang yang bertakwa,” ujar Ansar.
Menurutnya, Nuzulul Qur’an merupakan peristiwa penting dalam sejarah Islam karena pada malam Ramadan Allah SWT menurunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia serta pembeda antara yang haq dan yang batil.
Ansar juga mengajak masyarakat untuk terus memasyarakatkan Al-Qur’an, termasuk dengan memperkuat pembinaan generasi muda melalui taman pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dan pusat pembinaan Al-Qur’an di berbagai daerah.
“Mari kita dorong lahirnya generasi yang mencintai Al-Qur’an, memahami isinya, dan menjadikannya pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Ansar juga memaparkan sejumlah program strategis Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Salah satunya adalah program Kepri Terang, yang menyediakan sambungan listrik gratis bagi masyarakat kurang mampu. Saat ini, tingkat elektrifikasi di Kepulauan Riau telah mencapai sekitar 99,92 persen.
Pemerintah provinsi juga terus berupaya memperluas jaringan listrik hingga ke pulau-pulau yang belum terjangkau agar seluruh masyarakat dapat menikmati listrik selama 24 jam.
Selain itu, terdapat program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan, dengan sekitar 31 ribu nelayan setiap tahun mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Program pembinaan keagamaan juga diperkuat melalui penempatan sekitar 50 ustadz di wilayah hinterland dan pulau terpencil, bantuan pembangunan masjid, serta pemberian insentif bagi para guru TPQ.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau juga tengah menyiapkan program peningkatan layanan kesehatan dengan menugaskan pemerintah kabupaten dan kota untuk menyeleksi 58 calon dokter spesialis dan subspesialis.
Program ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan tenaga medis di rumah sakit daerah dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
Tabligh Akbar ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh daerah, di antaranya, Dewi Kumala Sari Ansar, Nenny Dwiyana Nyanyang, Nurdin Basirun, Iskandarsyah, Rocky Marciano Bawole.
Selain itu hadir pula pimpinan organisasi masyarakat, kepala OPD, serta berbagai tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Penulis:Presmedia
Editor :Redaksi