
PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Kepolisian Sektor (Polsek) Bukit Bestari menyatakan, masih melakukan penyelidikan penyebab kematian Talmon Pandiangan yang jasadnya ditemukan mengapung di laut Pelantar Kampung Kolam Kelurahan Sei Jang Tanjungpinang.
Kapolsek Bukit Bestari AKP Adi Sumardi mengatakan, dari keterangan keluarga korban, Almarhum Talmon sebelumnya mengalami tekanan batin atau depresi berat, dan bahkan pernah melakukan percobaan bunuh diri.
“Keseharian korban dikatakan hanya dirumah bersama dua orang anaknya yang masih duduk diSekolah Menengah Pertama (SMP) di Tanjungpinang,” kata Kapolsek Bukit Bestari Tanjungpinang AKP Adi Sumardi Sabtu (4/12/2021).
Dari pengakuan keluarga lanjutnya, korban juga sudah 2 kali melakukan percobaan bunuh diri dengan cara, mau melompat ke dalam parit sedalam 5 meter di sekitar rumahnya.
Kejadiaan itu pada Juni dan Agustus 2021 lalu. Namun pada saat itu upaya korban bisa dicegah oleh keluarga dan anaknya.
Sementara hasil visum dokter Rumah Sakit Raja Ahmad Thabib (RAT) Tanjungpinang, lanjut Kapolsek tidak ditemukan tanda kekerasan di jasad korban.
“Jadi fakta awal korban ini menderita Depresi berat, Namun untuk penyebab kematiaan masih terus didalami,” ujarnya.
Sebelumnya Jasad almarhum Tolman Pandiangan ditemukan warga mengapung di laut Pelantar Kampung Kolam jalan Salam RT1/RW 11 Kelurahan Sei Jang Kecamatan Bukit Bestari Kota Tanjungpinang,Jumat (3/12/2021).
Dari temuan itu, akhirnya identitas jasad diketahui, setelah Istri korban Rosa datang dan menangis histeris memeluk jasad suaminya yang dikatakan sebelumnya sempat dilaporkan hilang.
Penulis:Roland
Editor :Redaksi