
PRESMEDIA.ID, Bintan – Pasien positif Covid-19 di Kabupaten Bintan bertambah 28 orang. Dari jumlah itu, satu orang warga Lanjut Usia (Lansia) umur 75 tahuh dikabarkan meninggal dunia.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan mengatakan, sejumlah pasien positif covid-19 di Bintan itu tersebar di 5 kecamatan yang terdiri dari kalangan anak-anak, Dewasa dan lansia.
Kepala Dinkes Bintan, dr Gama AF Isnaeni, mengatakan sebanyak 28 jumlah pasien terkonfrimasi Positif Covid itu berdasakran data pada Minggu (19/2/2022) kemarin. Mereka terdiri dari 17 orang wanita dan 11 orang pria.
“Dengan penambahan ini, maka kasus aktif sampai saat ini mencapai 140 orang. Dari total tambahan pasien itu satu orang diantaranya meninggal dunia. Yaitu seorang lansia pria berusia 75 tahun,” kata Gama, Senin (21/2/2022).
Adapun tambahan pasien positif baru, berasal dari Kecamatan Bintan Utara sebanyak 11 orang, Seri Kuala Lobam ada 9 orang Teluk Sebong ada 4 orang, Bintan Timur 3 orang dan Toapaya 1 orang.
Sementara pasien yang meninggal dunia itu berinisial AP (75) warga Tanjunguban Selatan, Kecamatan Bintan Utara. Lansia ini masuk dalam diagnosis suspek, lalu di tes rapid Antigen dengan hasil positif.
“Pasien sebelumnya, juga sempat dirawat dan diisolasi di RSUD EHD Tanjunguban. Namun tak berapa lama dirawat, Lansia yang belum divaksin itu dinyatakan meninggal dunia,” jelasnya.
Ditanya apakah ada tambahan pasien positif covid-19 varian omicron. Gama mengaku sampai saat ini baru 6 pasien yang dinyatakan probable omicron di Bintan bersasarkan dari tes SGTF.
Sementara hasil dari pengujian WGS dari 6 pasien tersebut belum keluar. Sehingga belum dapat dipastikan apakah 100 persen omicron atau tidak.
“Kalau kasus aktif sampai saat ini mencapai 140 orang. Mereka ada yang menjalani isolasi secara mandiri (isoman) kemudian juga ada yang diisiolasi di LPMP Kepri dan rumah sakit,” ucapnya.
Penulis:Hasura
Editor :Redaksi