
PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Gubernur provinsi Kepri Ansar Ahmad meminta seluruh rumah sakit di Kepri menyediakan 40 persen kamar rawat inap, guna menampung dan merawat pasien positif Covid yang saat ini terus meningkat.
Ansar menyatakan Rumah sakit, harus menambah BOR (Bed Occupancy Ratio) atau angka penggunaan tempat tidur hingga seluruh pasien Covid di Kepri mendapatkan perawatan medis di Rumah sakit.
“Dengan peningkatan pasien Covid saat ini, kami sudah meminta Kepala dinas kesehatan agar menambah BOR atau tempat tidur perawatan di masing-masing Rumah sakit,” ujarnya saat memberi penghargaan pada 24 stakeholder atas keberhasilan mencapai target 50 persen dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di di Graha Kepri Batam, Senin (5/7/2021).
Ansar juga mengatakan, pemerintah akan terus melakukan langkah-langkah pengendalian Covid-19 seperti tracing, Prokes ketat, vaksinasi hingga memutus sumber-sumber penyebaran Covid-19 seperti kapal laut/ferry, kedai kopi, tempat permainan dan lainnya.
Sebelumnya Kepala dinas Kesehatan Provinsi Kepri M.Bisri juga mengatakan, akan memberi tambahan tempat tidur perawatan pasien Covid di sejumlah Rumah sakit yang ada di Kepri.
Penambahan tempat tidur dan Ruang Perawatan dikatakan Bisri dilakukan dengan pemasangan Tenda perawatan di masing-masing Rumah sakit untuk menampung pasien beresiko dan memiliki gejala.
“Untuk mengantisipasi tenda perawatan akan dibuat di masing-masing Rumah sakit. Masing-masing Pasien akan dilihat kondisinya, yang beresiko dan kritis akan diutamakan menerima perawatan diruang isolasi RS,” ujarnya belum lama ini.
Selain itu, lanjut Bisri pihaknya juga terus mengantisipasi ketersediaan tabung oksigen pada masing-masing RS sebagai persiapan bagi pasien yang kritis.
“Oleh karena itu, kita terus dan selalu menekankan pada masyarakat agar taat melakukan Protokoler kesehatan, Jangan keluar rumah, Kalau keluar Pakai masker cuci tangan, karena saat ini menjadi puncak kenaikan angka positif Covid-19 di Keprio,” pungkasnya.
Penulis:Redaksi
Editor :RedaksiÂ