Rakor Kesiapan Nataru, Kenaikan Harga dan Ketersediaan Sembako di Kepri Jadi Perhatian

Pemerintah Provinsi Kepri menggelar Rakor Kesiapan Nataru untuk mengantisipasi kenaikan harga dan kendala pasokan sembako akibat bencana di wilayah pemasok.
Pemerintah Provinsi Kepri menggelar Rakor Kesiapan Nataru untuk mengantisipasi kenaikan harga dan kendala pasokan sembako akibat bencana di wilayah pemasok.

PRESMEDIA.ID– Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga sejumlah kebutuhan pokok (sembako) di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mulai merangkak naik.

Kondisi ini menjadi perhatian utama dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Nataru yang digelar Pemerintah Provinsi Kepri bersama Forkompinda dan pemerintah kabupaten/kota se-Kepri.

Rakor yang berlangsung di Gedung Graha Kepri, Batam Centre, Senin (8/12/2025) tersebut membahas kesiapan daerah dalam menghadapi lonjakan kebutuhan dan potensi gangguan pasokan, terutama akibat bencana banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah Sumatera yang selama ini menjadi pemasok utama sembako ke Kepri.

Namun, pada rapat ini, belum memberikan penjelasan rinci terkait langkah konkret pemerintah daerah dalam mengatasi kenaikan harga yang semakin terasa di masyarakat.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, dalam keterangan tertulis menyampaikan, kendala pasokan dari provinsi pemasok harus menjadi perhatian seluruh pihak, termasuk Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Ini harus kita antisipasi bersama, termasuk TPID provinsi dan kabupaten/kota dalam mengawasi kebutuhan pokok di lapangan,” ujar Ansar.

Ia juga menegaskan, bahwa momentum Nataru yang beriringan dengan libur panjang membutuhkan persiapan matang agar masyarakat tetap merasa aman dan nyaman.

“Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersinergi, memastikan rangkaian momen besar akhir tahun berjalan lancar tanpa gangguan berarti,” tambahnya.

Ansar juga mengingatkan, persiapan menghadapi Nataru ini akan berlanjut menuju momen besar berikutnya, yakni bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 H yang jatuh pada Februari 2026.

“Dengan kata lain, berbagai persiapan kali ini juga menjadi langkah antisipasi untuk Ramadan dan Idulfitri 2026,” pesannya.

Dalam Rakor tersebut, berbagai instansi juga menyampaikan kesiapan dan langkah masing-masing sesuai tugas pokok dan fungsi untuk menjaga kelancaran distribusi, stabilitas harga, hingga keamanan wilayah selama perayaan Nataru.

Rakor turut dihadiri para pimpinan Forkompinda Kepri, Pj Sekdaprov Kepri Luki Zaiman Prawira, kepala OPD Pemprov Kepri, bupati dan wali kota se-Kepri, Kepala BP Batam, Kepala BP Bintan, Kepala BP Karimun, serta Kepala BP Tanjungpinang.

Hadir pula perwakilan Bea Cukai, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepri, Perum Bulog Kanwil Riau dan Kepri, Bulog Natuna, BMKG, serta Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Kepri.

Penulis:Presmedia
Editor :Redaksi