
PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Ribuan pelanggan PDAM Tirta Kepri dilaporkan dalam kondisi ”menjerit”. Pasalnya, sudah hampir sepekan air bersih yang sejatinya keluar dari pipa PDAM, kini tak lagi mengalir ke rumah warga.
Kekecewaan warga pun tumpah ruah pada manajemen perusahaan plat merah tersebut, mereka menilai kinera PDAM lamban dalam menyelesaikan perbaikan mesin pompa air di Waduk Sei Gesek.
”Ini jelas, merugikan ribuan pelanggan, kalau kami telat bayar PDAM langsung putus atau denda. Ini tidak adil,” kata salah satu pelanggan PDAM Tirta Kepri, Yusnadi, kepada PRESMEDIA.ID, Kamis (7/1/2021).
Yusnadi mengeluhkan macetnya air PDAM di kediamannya. Tak tanggung-tanggung sudah hampir sepekan air bersih sama sekali tidak mengalir.
“Sejak banjir tanggal 1 Januari sampai sekarang air belum juga jalan,” keluhnya seraya menambahkan, alhasil, ia pun terpaksa harus membeli air bersih beberapa hari terakhir untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.
“Seminggu ini sudah beli 4 tanki, satu ton Rp 60 ribu. Yaa terpaksa, mau bagaimana lagi,” ungkap Warga Batu Lima bawah ini.
Yusnadi merupakan salah satu dari ribuan pelanggan PDAM Tirta Kepri yang merasakan kerugian tersebut.
Akibat macetnya layanan air bersih selama sepekan terakhir, banyak warga yang menjerit ‘kekeringan’ air ditengah musim hujan ini.
Seperti yang dirasakan Sutana, salah satu warga Bintan Centre, Tanjungpinang. Secara tegas, ia mempersoalkan kinerja PDAM Tirta Kepri yang dinilai lambat menyelesaikan kerusakan pompa air tersebut.
“Sudah 7 hari juga belum selesai. Seberapa parahnya kerusakan itu. Bahkan, air yang bersumber dari Waduk Sei Pulai sudah jalan sejak 3 hari lalu,” tukasnya.
Ia mengatakan, PDAM Tirta Kepri harus segera menyelesaikan permasalahan ini, mengingat air merupakan kebutuhan masyarakat. Jika, berlarut-larut seperti maka masyarakat akan mengalami kerugian lebih banyak akibat macetnya air bersih.
“Saya minta PDAM segera selesaikan, jangan berlarut-larut. Masyarakat sudah rugi banyak,” ucapnya.
Sementara itu , Direktur PDAM Tirta Kepri, Mamat, hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi mengenai persoalan tersebut. Upaya konfirmasi melalui telepon dan pesan singkat sudah dilakukan, namun belum ada tanggapan.
Sementara itu, anggota DPRD Kepri, Rudi Chua, mengatakan berdasarkan informasi terakhir dari pihak PDAM Tirta Kepri proses perbaikan hingga kini belum selesai.
Masih ada gangguan pada trafo listrik yang mengalir ke instalasi di Waduk. “Saat ini ada gangguan pada trafo yang sedang diperbaiki oleh PLN,” ucapnya.
Dikatakan Rudi, seharusnya target perbaikan di Waduk Sei Gesek selesai hari ini. Namun, karena ada gangguan tersebut maka kembali molor.
Saat ini, pihak PDAM tengah berupaya menyambungkan instalasi ke Waduk Sei Pulai agar air bersih kembali jalan kepada para pelanggan Waduk Sei Gesek.
Penulis : Ismail