
PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Sebanyak 122 orang peserta, mengikuti uji Computers Assisted Test (CAT) seleksi calon badan Adhoc Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) Pilkada kota Tanjungpinang 2024.
Seleksi CAT peserta calon Adhoc PPK Pilkada 2024 itu, digelar KPU Kota Tanjungpinang di SMKN 1 Kota Tanjungpinang, Senin (6/5/2024).
Ketua Komisioner KPU Tanjungpinang, Muhammad Faizal, mengatakan, dari data yang masuk ke sistem informasi anggota KPU jumlah peserta yang mendaftar menjadi anggota Adhoc Pilkada 2024 kota Tanjungpinang itu ada sebanyak 253 orang.
“Tapi yang mengisi dan melengkapi dokumen pendaftaran hanya 155 orang dan dari jumlah itu, hanya 122 orang yang dinyatakan lulus seleksi administrasi dan lanjut mengikuti ujian CAT hari ini,” kata Faizal, Senin (6/5/2024).
Dari jumlah peserta seleksi ini lanjutnya, 37 orang melamar menjadi PPK di Kecamatan Bukit Bestari, 9 orang di Kecamatan Tanjungpinang Kota, 25 orang di kecamatan Tanjungpinang Barat dan 51 orang di kecamatan Tanjungpinang Timur.
“Mereka tes hari ini mengerjakan 75 soal selama 90 menit, setelah itu hasil CAT nya langsung keluar,†jelasnya.
Ia menyampaikan seleksi tersebut dilaksanakan secara transparant dan terbuka.
Peserta yang mengikuti ujian duduk sesuai keinginan peserta, tidak ada pengaturan khusus dari KPU.
“Termasuk soal, dibuat oleh KPU RI, bukan kita yang buat. Soal dirim langsung ke email operator penyelenggara,†paparnya.
Setiap peserta akan mengerjakan soal tes yang berbeda-beda. Walaupun peserta duduk tidak begitu jauh, yang bersangkutan tidak bisa bertukar jawaban.
“Ini bentuk transparansi pelaksanaan CAT ini,†jelasnya.
Dari ujian CAT ini lanjutnya, KPU akan mencari calon PPK yang memiliki integritas dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas-tugas selama proses Pilkada berlangsung.
“Kejadian yang terjadi pada Pemilu 2024 lalu akan menjadi evaluasi, ini buka hanya pengabdian tapi mencari integritas yang tinggi sebagai penyelenggara pemilu,â€tutupnya.
Sementara, Komisioner Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri, Ferry Manalu menuturkan, saat ini pihaknya melakukan pengawasan terhadap proses seleksi ujian PPK.
Saat ini pihaknya ingin mencari PPK yang mempunyai kemampuan terkait pemahaman terkait regulasi peraturan-peraturan menjadi penyelenggara Pilkada tahun 2024.
“Jadi nanti kita akan gali juga dari segi integritasnya, dan itu akan dilakukan oleh KPU tingkat kabupaten/kota,” Ucapnya.
Lanjutnya, nanti juga KPU kabupaten/kota akan mewawancarai yang benar-benar memang punya keterpanggilan untuk jadi PPK.
PPK ini sebenarnya tidak bisa disebutkan sebuah pekerjaan, karena selain Adhoc mereka salerinya juga tidak sesuai UMK Tanjungpinang.
“Tapi karena ini panggilan dari hati, tentu mau seberapapun honornya akan bekerja dengan maksimal untuk berpartisipasi sebagai penyelenggara,” tambahnya.
Ferry menjelaskan, teman-teman PPK ini akan menjadi mitra strategis di kpu kabupaten/ kota, karena ujung tombaknya itu berada di PPK dan PPS.
Begitu juga di KPU Provinsi Kepri, ujung tombaknya merupakan KPU kabupaten/kota.
“Maka dari itu, dalam rangka seleksi ini kami ingin mendapatkan sosok-sosok yang berkemampuan,” ungkapnya.
Proses seleksi bagi PPK ini dilaksanakan serentak di KPU kabupaten/ kota, dengan jumlah PPK yang dibutuhkan sebanyak 400 orang.
Dimana proses seleksinya dilakukan menggunakan CAT, dan hal ini sudah beberapa kali dilaksanakan.
“Tapi untuk proses CAT di tingkat PPK yang kita lakukan sekarang ini, jauh lebih pada nilai-nilai pemahaman pelaksanaan Pilkada, wawasan kebangsaan dan lainya,” pungkasnya.
Penulis: Roland
Editor : Redaktur