Sekda Kepri Gelar Rapat Evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19

Sekda Kepri saat memimpin Rapat Pemotongan seluruh Anggaran OPD untuk Penanganan COVID 19 sebesar Rp.230 Milliar di APBD 2020
Sekda Kepri TS Arif Fadillah saat memimpin percepatan penanganan COVID-19 di Kepri.

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang-Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau H TS. Arif Fadillah yang juga merupakan Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kepulauan Riau, memimpin secara langsung Rapat Evaluasi Penanganan COVID-19 Provinsi Kepri di Ruang Rapat Utama Lantai IV, Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (29/12/2020).

Arif menyampaikan, bahwa rapat ini dilaksanakan dalam rangka melakukan evaluasi penanganan Covid-19, yang telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama seluruh stakeholder selama kurang lebih 10 bulan.

”Pastinya ada kelemahan dan kekurangan dengan terus mencari solusi terbaik,” kata Arif saat membuka rapat.

Turut hadir dalam raoat tersebut di antaranya, Asisten Pemerintahan dan Kesra Juramadi Esram, Staf Ahli Gubernur Mariyani Ekowati, Beberapa kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tanjungpinang, Agus Jamaludin, Perwakilan BTKLPP Kementerian Kesehatan RI serta perwakilan Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kota Batam.

“Kita belum tahu covid-19 akan berakhir sampai kapan, bahkan saat ini telah muncul varian baru yang lebih cepat penularannya,” ujarnya.

Oleh karena itu, sambungnya, pada forum ini, pihaknya perlu mengevaluasi dan menentukan langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan dalam melawan covid kedepan sembari berharap virus ini akan hilang pada 2021 nanti.

Dalam pengarahannya, Arif tentunya sangat berharap agar kasus covid-19 di Kepulauan Riau tidak terus bertambah setiap saat walaupun pada saat ini kapasitas ruang isolasi dan tempat tidur untuk menampung pasien covid-19 masih cukup memadai.

Dirinyapun menyampaikan terimakasih atas partisipasi dan kerjasama yang maksimal dari semua pihak baik tenaga medis, Pihak Dinas kesehatan, Pihak KKP, BPBD, unsur lainnya, serta unsur Satpol serta TNI/Polri yang dengan bantuannya sehingga penegakan protokol kesehatan di tengah masyarakat dapat berjalan efektif.

“Terus kita kawal penerapan protokol kesehatan, apalagi sebentar lagi memasuki tahun baru. Mudah-mudahan semua normal dan kondisinya bisa teratasi,” harapnya.

Ditambahkannya, bahwa sudah memasuki bulan ke-9 semenjak kasus COVID19 pertama di Indonesia diumumkan pada bulan Maret lalu.

”Ada beberapa tips yang bisa mencegah penularan COVID-19, yuk kita jalankan. Mari kita bersama-sama mencegahnya,” demikian Arif.

Penulis : Redaksi