
PRESMEDIA.ID,Bintan -Speed Boat yang mengangkut TKI dan TKA tujuan Malaysia dikabarkan karam di Perairan Kampung Bugis, Kelurahan Tanjunguban Utara, Kecamatan Bintan Utara, Senin (9/9/2019) malam.
Informasi yang diperoleh Presmedia.id, kapal fiber bermesin tempel itu ditumpangi 7 orang. Yaitu 4 orang TKI, 1 orang TKA, dan 2 orang lagi merupakan abk dan tekongnya.
Malam itu, sang tekong hendak memberangkatkan 4 TKI dan 1 TKA dari Kota Batam ke Malaysia. Namun ketika melintasi Pantai Dinda, Kampung Bugis aparat melihatnya. Naas saat lari dari kejaran aparat kapal itu mengantam karang sehingga karam.
Salah seorang warga, Jk mengatakan insiden karamnya kapal pengangkut TKI dan WNA itu terjadi semalam sekitar pukul 21.30 WIB. Semua penumpangnya selamat namun diamankan oleh polisi di Pantai Dinda Kampung Bugis. Lalu dibawa ke Mapolsek Bintan Utara.
�Informasinya ada 5 orang yang diamankan, sedangkan tekong kabur. Pak bhabinkamtibnas juga ikut kejar,”ujarnya.
Dari informasi yang didapati 4 TKI itu adalah Lukman, Iqbal, Junaidi dan Muchtar. Kemudian seorang ABK bernama Sugeng dan WNA Bangladesh belum diketahui namanya. Sedangkan tekong kapal yang berhasil melarikan diri dikabarkan bernama Jupri.
Kapolsek Bintan Utara, Kompol Arbaridi Jumhur membenarkan kalau ada beberapa orang TKI diamankan. Mereka semua sudah diserahkan ke Satpolair Polres Bintan.
�Ada TKI diamankan tapi sudah diserahkan ke Satpolair Polres Bintan,”katanya.
Kasie Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim) Kantor Imigrasi Kelas II Tanjunguban, Ardiansyah mengatakan dalam insiden kapal karam itu tidak hanya TKI saja diamankan tapi juga ada WNA Bangladesh.
“WNA Bangladesh itu dilimpahkan ke kami,”ucapnya. (Presmed8)