
PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Walikota Tanjungpinang, H.Syahrul, membantah tiga calon dirut BUMD kota Tanjungpinang yang diloloskan Tim Seleksi dan rencanakan akan diwawancara merupakan Caleg dan pengurus partai politik. Karena menurutnya, jika ada keterlibatan sebagai pengurus Parpol dan caleg, semestinya dari awal pendaftaran calon tersebut tidak diloloskan.
“Tidak ada itu, mestinya dari awal rekrutmen dan semuanya sudah diseleksi, kalau nggak tidak akan masuk mereka,”ujarnya pada wartawan saat ditemui di Asramah Haji Tanjungpinang, Rabu,(11/9/2019).
Tes wawancara, terhadap 3 calon yang diloloskan pansel, kata Syahrul akan tetap dilakukan, dengan proses, ketiga perserta dipanggil satu persatu dan tergantung siapa yang punya kesempatan.�”Kita tak panggil sekaligus tetapi satu persatu dan wawancaranya akan dilakukan tertutup,”jelasnya.
Syahrul juga menyebutkan, hasil rekom� tes wawancara ini merupakan suatu aturan dalam menentukan siapa Dirut dan Direktur BUMD kota Tanjungpinang yang akan mengurus perusahan PT.Tanjungpinang Makmur Bersama.�”Untuk mendudukanya, mereka dalam aturan itu ada rekom dan hasil wawancara Walikota,”katanya.
Sebelumya, Tim seleksi calon dirut BUMD kota Tanjungpinang telah mengumumkan tiga nama calon dirut BUMD masing-masing yang lolos, dan akan mengikuti seleksi wawancara, ke tiga nama tersebut adalah Fahmi, Irwandy dan Roni Setiadi.
Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Setda Kota Tanjungpinang M.Amin mengatakan, Dari lima orang calon yang mengikuti seleksi Dirut BUMD Tanjungpinang, hanya 3 orang yang lolos untuk seleksi tahap berikutnya.
Selanjutnya, kata M.Amin untuk 3 nama yang lolos, akan mengikuti Tes wawancara yang akan dilakukan langsung walikota Tanjungpinang. Dari tiga nama tersebut, dua orang yang dinyatakan lolos seleksi wawancara akan dipilih untuk mengisi jabatan Direktur Utama dan� Direktur PT.TMB. (Presmed6)