
PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Telan dana Rp.26 Milliar dari APBD 2019, Pengerjaan proyek pembangunan stadion sepak bola internasional Pulau Dompak terancam molor.
Sedianya, pembangunan tribun penonton dengan alokasi dana Rp 26 Miliar dari APBD 2019 ini, ditargetkan rampung 100 persen hingga akhir tahun 2019 mendatang. Namun menjelang masa akhir kontrak 28 Desember 2019 progress pengerjaan proyek ternyata baru mencapai 60 persen.
Kabid sarana dan prasarana Dispora Kepri, Bambang Suwastiyo, mengatakan, target pengerjaan proyek akan berakhir Desember 2019 mendatang, dan progress akan rampung 85 sampai 90 persen yang meliputi atap, kursi penonton, toilet pemain hingga tangga di sudut kiri dan kanan serta bagian tengah tribun.
Ia menjelaskan, deadline pembangunan tribun tersebut sesuai kontrak akan selesai pada 28 Desember 2019 mendatang. Dan jika tidak mencapai target hingga akhir masa kontrak, pihaknya akan memberi tambahan waktu pada kontraktor selama 30 hingga 50 hari ke depan.
“Tak ada masalah bisa diperpanjang, Artinya sampai awal 2020 mendatang,”ujarnya saat ditemui di lokasi proyek, Jumat,(6/12/2019).
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kepri, Maifrizon mengatakan, pihaknya terus berupaya agar pembangunan tribun penonton stadion itu selesai tepat waktu. Bahkan, ia pun mengaku aktif memantau pelaksanaan proyek itu agar bisa mencapai target sebagai mana kontrak awal.
“Kami tidak lepas begitu saja. Selama 24 jam saya dan jajaran giat melakukan pengawasan,” ujarnya disela memantau pengerjaan proyek, Jumat (6/12/2019) siang.
Ia mengungkapkan, ditargetkan pada tahun 2020 mendatang tribun penonton sisi barat stadion itu sudah harus dapat digunakan. Dimana, tribun ini dapat menampung sebanyak 3.000 penonton, dan dilengkapi dengan 100 kursi khusus untuk tamu VIP.
“Untuk tempat duduk penonton kita buat pola semenisasi. Kalau menggunakan kursi khawatir tak bertahan lama,”sebut Maifrizon.
Selain fokus membangun tribun penonton, saat ini Dispora Kepri juga tengah menata lapangan sepak bola yang kini sudah rampung 100 persen.
Penataan dimaksud ialah melakukan penghijauan kembali, setelah beberapa bulan terkahir kemarau panjang melanda, sehingga menyebabkan rumput lapangan menjadi gersang.
“Alhamdulillah, sekarang sudah mulai hijau kembali. Lapangan ini juga sudah bisa digunakan,”ucapnya.
Penulis:Ismail