
PRESMEDIA.ID, Bintan – Sebanyak 3 kasus diabetes anak usia 1-14 tahun ditemukan dinas kesehatan di Bintan sepanjang Januari 2023.
Kepala Dinkes Bintan dr Gama AF Isnaini, mengatakan kasus diabetes anak di Bintan itu, dialami oleh 2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan.
“Dari hasil pemeriksaan medis, mereka menderita diabetes melitus tipe I dan ketiganya ditemukan di awal Januari 2023,” Â ujarnya Selasa (7/2/2023).
Dari tiga anak penderita diabetes itu dikatakan Gamma, usianya berbeda-beda, satu pasien berusia 1-4 tahun, satu pasien lagi usia 5-9 tahun dan terakhir usia 10-14 tahun.
“Diabetes tipe I ini memang rentan terjadi pada anak-anak. Diabetes ini dapat merusak kekebalan tubuh anak sehingga jika tidak segera ditangani bisa timbul penyakit lain seperti stroke, sakit jantung dan gagal ginjal,” jelasnya.
Diabetes pada umumnya lanjut Gamma, paling banyak diderita warga usia 15 tahun keatas. Sehingga terhadap tiga anak penderita ini, pihaknya juga belum mengetahui secara pasti penyebabnya.
“Namun penyakit itu dapat dialami anak jika memiliki faktor risiko genetik atau keturunan, riwayat infeksi virus dan pola makan kurang sehat seperti sering konsumsi makanan maupun minuman yang manis,” jelasnya.
Untuk itu, ia meminta para orang tua agar dapat menjaga pola makan anak-anaknya. Jangan sering diberikan permen, es krim, makanan kemasan yang banyak mengandung gula.
“Terus harus rutin melakukan pemeriksaan kesehatan anak-anaknya sehingga jika ditemukan adanya penyakit bisa segera ditangani,” pungkasnya.
Sementara itu, menurut dokter sebagaimana dikutip dari halodoc.com, Diabetes atau penyakit gula adalah penyakit kronis atau yang berlangsung jangka panjang. Penyakit ini ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah (glukosa) hingga di atas nilai normal.
Diabetes, terjadi ketika tubuh pengidapnya tidak lagi mampu mengambil gula (glukosa) ke dalam sel dan menggunakannya sebagai energi. Kondisi ini, akhirnya menghasilkan penumpukan gula ekstra dalam aliran darah tubuh.
Penyakit diabetes yang tidak terkontrol dengan baik akan dapat menyebabkan konsekuensi serius, seperti, menyebabkan kerusakan pada berbagai organ dan jaringan tubuh seperti jantung, ginjal, mata, dan saraf.
Ada dua jenis utama diabetes, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2.
Diabetes tipe 1 adalah jenis penyakit autoimun, artinya sistem imun tubuh akan menyerang dirinya sendiri. Pada kondisi ini, tubuh tidak akan memproduksi insulin sama sekali.
Diabetes tipe 2: Pada jenis diabetes ini, tubuh tidak membuat cukup insulin atau sel-sel tubuh pengidap diabetes tipe 2 tidak akan merespons insulin secara normal.
Penyebab Diabetes
Diabetes disebabkan karena adanya gangguan dalam tubuh, sehingga tubuh tidak mampu menggunakan glukosa darah ke dalam sel.
Alhasil, glukosa menumpuk dalam darah. Pada diabetes tipe 1, gangguan ini disebabkan sistem kekebalan tubuh yang biasanya menyerang virus atau bakteri berbahaya lainnya, malah menyerang dan menghancurkan sel penghasil insulin.
Akibatnya, tubuh kekurangan atau bahkan tidak dapat memproduksi insulin sehingga gula yang seharusnya diubah menjadi energi oleh insulin, menyebabkan terjadinya penumpukan gula dalam darah.
Sedangkan pada diabetes tipe 2, tubuh bisa menghasilkan insulin secara normal, tetapi insulin tidak digunakan secara normal. Kondisi ini dikenal juga sebagai resistensi insulin.
Penulis:Hasura/halodoc
Editor :Redaktur