
PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Wakil Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol Agus Andrianto menggelar Jumat curhat bersama warga di Balai Adat Desa Indera Perkasa Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Jumat (2/2/2024).
Kegiatan ini disejalankan dengan pembagian sembako untu ratusan warga Pulau Penyengat dihadiri oleh Gubernur Kepri, dan Pj Walikota Tanjungpinang serta pejabat Forkopimda.
Dalam diskusi, warga menyampaikan sejumlah keluhan terkait kebutuh SPBU solar mini untuk Nelayan.
“Kami berharap ada SPBU mini dibuat disini. Soalnya kami sangat membutuhkan solar untuk nelayan,” ucap salah satu warga.
Ditempat yang sama warga lainya juga mengeluhkan terkait sulitnya mendapatkan air bersih. Dan saat musim kemarau, air tidak bisa digunakan, dan warga terpaksa beli air.
“Kalau bisa ada solusi, salah satunya dengan membuat depot air untuk warga,”katanya.
Mendengarkan keluhan itu, Wakapolri, Komjen Agus Andrinato langsung merespon keluhan warga, dan akan mencari solusi terkait keluhan tersebut.
“Nanti kita akan cari solusi bersama pemerintah, Kapolresta, dan Kapolda Kepri. Supaya apa yang diharapkan dan menjadi kendala bagi warga bisa terselesaikan,” jelasnya.
Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Heribertus Oppusunggu menyampaikan, bahwa terkait penyedian air bersih di waktu musim kemarau.
Pihaknya sudah berkordinasi dengan Gubernur dan Walikota, kemungkinan akan dianggarkan bulan Maret 2024 nanti untuk pengadaan depot air.
“Tadi juga sudah disampaikan kepada Walikota Tanjungpinang terkait pengadaan depot air tersebut,” ungkapnya.
Sementara terkait harapan masyarakat dengan mengadakan SPBU mini, pihaknya akan mencoba mengajukan untuk pembuatan SPBU mini kepada pihak terkait.
“Jadi nanti akan kita rapatkan dulu, apakah layak atau tidaknya di buat spbu mini disini. Bagaimana hasilnya, nanti akan saya laporkan kepada Gubernur Kepri dan Walikota Tanjungpinang,”singkatnya.
Sementara itu, Penjabat Walikota Tanjungpinang, Hasan mengatakan bahwa untuk instalasi mesin pompa Sea Water Reverses Osmosis (SWRO) Pulau Penyengat sudah mencukupi untuk 200Â keluarga.
“Cuma hanya daftar tunggu, sudah oke hanya untuk penyambungannya saja,” Ucap Hasan.
Secara teknis, Hasan menyampaikan akan dikerjakan oleh PUPR, diperkirakan pada bulan Maret atau April akan selesai dikerjakan.
“Kubikasi nya mencukupi, tidak ada masalah air bersih,” tambahnya.
Sementara itu terkait keinginan nelayan terhadap SPBU Solar di Pulau Penyengat, Hasan meminta untuk menunggu seperti apa penyalurannya
“Saya cek dulu dan saya tanya dulu dan cek penyalurannya seperti apa,” tutupnya
Penulis: Roland
Editor : Redaktur