
PRESMEDIA.ID,Bintan- Sejumlah warga Bintan bertanya, kapan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dampak Covid-19 yang dijanjikan pemerintah dan Bupati Bintan dibagikan.
Sejumlah pertanyaan itu, muncul dan disampikan ke redaksi PRESMEDIA.ID melalui akun sosial atas berita: “Dibagi Mulai April,BLT Warga Bintan Naik 2 Kali Lipat Jadi Rp600 Ribu Per Bulan yang terbit di https://presmedia.id Rabu (29/4/2020) semalam.
Marni salah satu netizen yang mengaku warga Bintan mengatakan,”Semoga dah 30 April nih?,”ujarnya oprimis.
Netizen lainya juga mengatakan, “Kapan..? April 2021,”sebutnya.
Akun Ummu Deeve juga menimpali, dengan mengatakan, sudah satu bulan KK dan KTP dikumpulkan, Tapi BLT yang dijanjikan tak sampai juga. “Utang buat makan dan numpuk di warung”sebunya.
Pertanyaan yang sama, dengan rasa optimis dan pesimis sejumlah warga Bintan juga menyampaikan ke akun PRESMEDIA.ID.
Sebelumya, Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan, pemberiaan Bantuan Langsung Tunai (BLT) pada masyarakat terdampak Covid-19 di Bintan, akan di Tambah dari Rp.300 ribu sebelumnya menjadi Rp.600 ribu. Pembagian dikatakan, akan dilaksanakan mulai April 2020 ini.
�Jadi setiap KK kita alokasikan senilai Rp 1.8 juta selama 3 bulan atau Rp.600 ribu per bulannya. Akan dikucurkan dari April-Juni 2020,�kata Apri Sujadi
Hasil verifikasi warga Bintan yang menerima bantuan daerah dengan program bantuan pusat lanjut dia ada sebanyak 35.560 KK.
Adapun dari jumlah tersebut terdiri dari 26.428 KK penerima BLT Daerah yang bersumber dari APBD Bintan. Sisanya sebanyak 4.477 KK penerima BLT dari Pusat dan 4.068 KK penerima dana PKH.
Untuk warga PKH telah menerima insentif dari Pusat. Namun hanya Rp 200.000 per bulan. Agar besaran yang diterima sama dengan penerima lainnya maka pihaknya subsidi melalui APBD senilai Rp 400 ribu per bulan setiap KK.
Bupati Bintan Apri Sujadi melalui Kepala dinas kominfo Bintan Aufa Samake yang berusaha diminta tanggapan dan konfrimasi dengan pertanyaan sejumlah masyarakat ini, belum memberikan jawaban, upaya konfirmasi PRESMEDIA.ID juga belum ditanggapi.
Penulis:Redaksi