Warga Resah, Begal Payudara Berkeliaran di Tanjungpinang

Instagram grup Tanjujngpinanghitz sorang wanita korban begal payudara di Tanjungpinang berkeluh kesah atas peristiwa yang dialaminya.
Instagram grup Tanjujngpinanghitz sorang wanita korban begal payudara di Tanjungpinang berkeluh kesah atas peristiwa yang dialaminya.

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Warga Tanjungpinang belakangan diresahkan dengan kelaku seorang warga yang kerap berbuat asusila. Perbuatan abnormalnya itu dilakukan dengan cara mencoba memegang payudara korban di lakukan di lokasi sunyi.

Kasus ini seperti dialami sorang wanita, saat mengendarai sepeda motor dan melintasi daerah Kandang Ayam KM 14, Ganet Kota Tanjungpinang, sekira pukul 22.30 WIB, Rabu(20/1/2021).

Wanita yang tidak menyebutkan identitasnya itu, memposting peristiwa yang dialaminya ke media sosial Instagram Grup Tanjungpinanghitz. Wanita itu berkisah, pada saat dirinya melintasi Jalan Ganet dan daerah Kandang Ayam ada motor yang mengikuti dirinya dengan sepeda motor.

Saat itu, korban hendak menjemput orang tuanya seorang diri. Kemudian pelaku yang membuntutinya itu, mematikan lampu motornya. Kemudian tiba-tiba saat masih mengendarai sepeda motor, pelaku itu tiba-tiba menyergap seraya mencoba memegang payudaranya.

Korban juga memposting ciri-ciri pelaku asusila itu, yakni memakai motor Vario Merah, helm Honda, jaket hitam. ”Postur tubuhnya kira-kira berumur setengah tua mirip seperti om-om. Ia langsung kabur ketika saya menjerit minta tolong,” ujar korban seperti dikutip dalam postingannya.

Tidak hanya itu, korban juga memposting foto-fotonya. Sebab akibat kejadian itu korban mengalami luka pada bagian pangkal jempol kaki.

Menanggapi kejadian ini, Kasubbag Humas Polres Tanjungpinang, Iptu Suprihadi mengatakan terimakasih atas informasinya dan informasi itu akan segera di beritahu ke Polsek Tanjungpinang Timur. “Informasi ini akan segera dilakukan penyelidikan dan patroli oleh Polisi,” katanya.

Suprihadi juga menghimbau kepada para pengemudi sepeda motor, khususnya perempuan apabila berkendara usahakan bersamaan atau mencari kawan yang berjalan searah. Selain itu untuk melintas di jalan yang ramai orang.

”Sekali lagi harus menjaga keselamatan diri sendiri, sebagai bentuk pengamanan pada diri sendiri. Dan jangan lupa selalu berdoa sebelum dan sesudah berkendara semoga kita selamat dalam perjalanan,” harapnya.

Penulis : Roland
Editor : Ogawa