
PRESMEDIA.ID, Bintan – Warga Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan menyampaikan keresahan terkait banyaknya buaya yang berkeliaran di wilayah itu ke Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo.
Warga ingin kepolisian membantu menangani masalah keberadaan buaya yang kian mengkhawatirkan itu.
“Kami sudah sampaikan keluhan dan minta bantuan dari pihak kepolisian khususnya terkait banyak temuan buaya yang mengganggu masyarakat,” ujar Arman, salah seorang warga yang hadir pada Program Jumat Curhat yang digelar Polsek Teluk Bintan, Jumat (17/2/2023).
Aktivitas warga atau nelayan kini menjadi terganggu dengan banyaknya kawanan buaya. Sebab buaya itu selalu berkeliaran di lubuk atau tempat masyarakat mencari ikan dan udang.
Menurut Arman, tentunya hal ini sangat membahayakan nyawa nelayan. Karena buaya dapat dengan mudah menerkam nelayan ketika mencari ikan dan udang.
“Kita minta bantuannya Pak Kapolres. Semoga ada solusinya,” kata Sekretaris LAM Bintan ini.
Menanggapi hal itu, Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo mengatakan pihaknya akan segera berkomunikasi dan berkoordinasi dengan dinas terkait. Sehingga masyarakat khususnya nelayan merasa aman ketika mencari ikan maupun udang.
“Iya sangat membahayakan nelayan karena memang lokasi mencari ikan dan udang berada di habitat buaya tersebut,” sebutnya.
Riky juga menyampaikan terima kasih kepada pejabat dan tokoh yang hadir dalam acara Jumat Curhat. Dia meminta dukungan masyarakat akan program ini terus berjalan.
Jumat Curhat, kata Riky, merupakan kegiatan program rutin yang Polres Bintan laksanakan. Tentunya dia akan keliling ke seluruh kecamatan-kecamatan yang ada di Kabupaten Bintan.
“Kegiatan ini juga merupakan ajang silaturahmi kita dan menampung aspirasi masyarakat khususnya terkait Sitkamtibmas yang ada di wilayah Kabupaten Bintan,” jelasnya.
Dia mengajak masyarakat saling sharing terkait situasi kamtibmas di wilayahnya masing-masing dan apabila ada permasalahan bahkan yang berada diluar ranah kepolisian sekalipun dia akan tetap membantu.
“Salah satunya dengan kami koordinasi kan dengan pihak dan dinas instansi terkait. Seperti maraknya keberadaan buaya tersebut,” pungkasnya.
Penulis: Hasura
Editor : Redaktur