Waspada Ancaman Gelombang Ketiga Covid-19, Ini Saran Dinkes Kepri

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri M. Bisri
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau Muhammad Bisri. (Foto: Dokumentasi/Presmedia.id).

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepri melalui dinas Kesehatan menghimbau masyarakat agar tidak terlalu khawatir dengan ancaman lonjakan kasus Covid-19 gelombang ketiga yang diprediksi terjadi Desember 2021 mendatang.

Karena kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri, Mohammad Bisri, hingga saat ini Kepri cukup aman mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus tersebut. Karena, capaian vaksinasi Covid-19 di wilayah Kepri sudah mencapai 84 persen.

“Memang harus diwaspadai, tapi tidak perlu terlalu khawatir karena capaian vaksinasi kita sudah cukup tinggi,” ucapnya di Tanjungpinang, Selasa (26/10/2021).

Selain itu, lanjut Bisri, Kepri juga diuntungkan dengan dominasi penggunaan vaksin jenis AstraZeneca yang lebih dari 30 persen. Sesuai dengan penelitian dari Kemenkes vaksin jenis AstraZeneca bahkan cukup ampuh mencegah tertularnya virus Covid-19 jenis delta.

“Nah, kita juga diuntungkan dengan penggunaan AstraZeneca. Yang pasti saat ini cukup aman,” ujar Bisri.

Disamping itu, ia juga menambahkan, saat ini penanganan Covid-19 di seluruh kabupaten/kota cukup aman terkendali. Hal itu ditunjukkan dari semakin menurunnya kasus harian. Bahkan, beberapa daerah saat ini juga nihil kasus Covid-19.

“Namun tetap kita pantau, kalau ditemukan satu kasus konfirmasi langsung dilacak,” ungkap Bisri.

Sementara itu, Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kepri, Tjetjep Yudiana, mengutarakan meski kasus terus menurun pihaknya tetap menghimbau masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Dikatakannya, saat ini total jumlah kasus aktif di Kepri sebanyak 34 orang. Diantaranya, Kota Batam 7 orang, Tanjungpinang 4 orang, Bintan 3 orang, Karimun 14 orang, dan Natuna 6 orang.

“Kasus aktif ini terus menurun seiring bertambahnya kasus sembuh. Makanya, kami imbau selalu tetap jaga protokol kesehatan,” demikian Tjetjep.

Penulis : Ismail
Editor : Redaksi