Covid-19 di Bintan Belum Mereda, Sehari 42 Positif dan 1 Meninggal Dunia

RSUD Kabupaten Bintan sebagai RS Rujukan perawatan warga yang menderita Covid 19 di Bintan
RSUD Kabupaten Bintan di Kijang Bintan Timur. Salah satu rumah sakit yang tak pernah putus melayani pasien Covid-19 bagi warga Bintan. (Foto: Hasura/Presmedia.id).

PRESMEDIA.ID, Bintan – Kasus Covid-19 di Kabupaten Bintan belum ada tanda-tanda mereda. Bahkan terus mengalami penambahan. Data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan per Senin (2/8/2021) mencatat 42 orang kasus baru positif Covid dan 1 orang meninggal dunia.

Kepala Dinkes Bintan, dr Gama AF Isnaeni, membenarkan adanya tambahan 42 orang yang positif covid-19. Mereka terdiri dari 22 perempuan dan 20 laki-laki yang tersebar di 8 kecamatan se-Kabupaten Bintan.

“Dari 42 orang ini ada 2 orang lansia. Kemudian juga ada balita 2 orang dan anak-anak 3 orang. Selebihnya 35 orang lainnya berusia 13-58 tahunan,” ujar Gama, Selasa (3/8/2021).

Adapun asal mereka yaitu Kecamatan Seri Kuala Lobam sebanyak 15 orang, Bintan Timur 11 orang, Bintan Utara 8 orang, Gunung Kijang 3 orang, Tambelan 2 orang, Teluk Sebong 1 orang, Toapaya 1 orang, dan Bintan Pesisir 1 orang.

Selain ada penambahan pasien positif covid-19 pada hari itu juga ada pasien yang meninggal dunia. Yaitu pasien laki-laki kasus ke 4877 berinisial FAU (29). Dia dinyatakan positif covid-19 pada 31 Juni lalu menjalani isolasi disaat itu juga di RSUD Bintan.

Baru dua hari menjalani isolasi, pria asal Kampung Budi Mulya, Kelurahan Kijang Kota ini meninggal dunia. Lalu dimakamkan sesuai dengan penanganan covid-19 dan protokol kesehatan di TPU Kijang Kota.

“Di hari itu juga ada pasien yang sembuh dari virus. Mereka ada 49 orang berasal dari berbagai kecamatan,” jelasnya.

Dengan adanya penambahan kasus tersebut maka jumlah pasien yang positif covid-19 di Kabupaten Bintan mencapai 4.975 orang. Untuk pasien yang berhasil sembuh sebanyak 4.334 orang, meninggal dunia 134 orang, dan pasien yang masuk kasus aktif ada 507 orang.

Pasien kasus aktif itu sedang menjalani isolasi di tempat yang berbeda-beda. Antara lain di RSUD EHD Tanjunguban 22 orang, RSUD Bintan 16 orang, RSUP RAT Kepri 6 orang, RSUD Kota Tanjungpinang 2 orang, LPMP Kepri Ceruk Ijuk 19 orang, Hotel Kunang-Kunang 12 orang, dan Safe House Pertamina Tanjunguban 22 orang.

“Sampai saat ini untuk pasien yang menjalani isolasi secara mandiri di rumahnya ada sebanyak 408 orang. Mereka semua tersebar di 10 kecamatan,” pungkasnya.

Penulis: Hasura
Editor: Ogawa