Kasus DBD Meningkat, Dinkes Bintan Ajak Warga Bemberantas Sarang Nyamuk

Kepala Dinkes Bintan Retno Riswati.(Foto:Hasura)

Kepala Dinkes Bintan Retno Riswati.(Foto:Hasura)

PRESMEDIA.ID, Bintan – Sebanyak 55 warga Kabupaten Bintan terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD) sepanjang tahun 2024. Mayoritas Penyakit DBD ini disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti ini, menimpa anak-anak di atas usia 5 tahun dan orang dewasa.

Kepala Dinas Kesehatan Bintan, Retno Riswati, mengatakan bahwa kasus DBD di Bintan sudah tercatat sejak Januari hingga pekan pertama November 2024, dengan angka kasus yang bervariasi tiap bulan.

“Hingga saat ini, semua penderita sudah dinyatakan sembuh berkat penanganan medis yang cepat,” katanya.

Ia juga mengataka, hingga saat ini pihaknya tidak menemukan kasus kematian akibat dari DBD tahun ini.

“Dan kami tetap mengingatkan agar masyarakat tidak menyepelekan penyakit ini karena DBD bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani,” ujar Retno, Kamis (7/11/2024).

Gejala umum DBD meliputi demam tinggi hingga 40 derajat Celsius, kemerahan pada wajah dan kulit, nyeri seluruh tubuh, sakit kepala, mual, muntah, sakit tenggorokan, dan nyeri di sekitar bola mata.

Masyarakat diimbau untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala tersebut.

Dinkes Bintan Ajak Warga Bemberantas Sarang Nyamuk (Gertak PSN)

Sebagian besar kasus DBD di Bintan terjadi di wilayah Kecamatan Bintan Timur, yang termasuk wilayah endemik. Hal itu disebabkan tingginya curah hujan yang mempermudah nyamuk berkembang biak.

Atas hal itu, Dinkes Bintan mengajak warga untuk melakukan Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (Gertak PSN).

Gerakan PSN ini menekankan penerapan metode 3M Plus, yakni menguras penampungan air, menutup tempat penampungan air, mengubur barang-barang bekas yang bisa menampung air, serta memberikan bubuk abate di penampungan air dan menggunakan kelambu.

“Dengan curah hujan yang tinggi, masyarakat perlu lebih aktif dalam menjaga lingkungan tetap bersih dan melakukan PSN 3M Plus untuk mencegah penyebaran DBD,” tutup Retno.

Penulis:Hasura
Editor  :Redaksi