Dinas PU Kepri Sebut, 41 Proyek Infrastruktur Senilai Rp294,54 M Telah Rampung Lelang

Kepala Dinas PUPP Kepri, Rodi Yantari (Roland/ Presmedia)
Kepala Dinas PUPP Kepri, Rodi Yantari (Roland/ Presmedia)

PRESMEDIA.ID– Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPP) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyatakan, pelaksanaan proyek infrastruktur tahun anggaran 2026 telah hampir semua rampung dilelang.

Kepala Dinas PUPP Kepri, Rodi Yantari, mengatakan, dari total 41 paket pekerjaan senilai Rp294,54 miliar, sekitar 90 persen telah selesai melalui proses lelang dan memasuki tahap kontrak.

“Saat ini, hanya tersisa tiga hingga empat paket pekerjaan yang masih menunggu proses lelang, selebihnya sudah terkontrak,” ujar Rodi, Kamis (16/7/2026).

Seiring dengan dimulainya pelaksanaan proyek, Rodi mengaku, realisasi penyerapan anggaran Dinas PUPP Kepri hingga awal Juli 2026 telah mencapai Rp73,76 miliar atau sekitar 24 persen dari total pagu anggaran.

Menurut Rodi, capaian tersebut menunjukkan pelaksanaan program pembangunan mulai bergerak memasuki semester kedua tahun anggaran.

“Sampai kondisi awal Juli atau semester kedua, penyerapan anggaran kami sudah sekitar 24 persen,” katanya.

Dari seluruh poyek yang dilelang lanjutnya, mayoritas paket pekerjaan tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Riau, dengan fokus pembangunan mencakup peningkatan konektivitas, rehabilitasi fasilitas publik, hingga penataan kawasan pemerintahan.

Beberapa proyek yang sedang berjalan meliputi, Pembangunan dan peningkatan jalan, Pembangunan jembatan, Penataan kawasan perkantoran Dompak, Lanjutan penataan kawasan Gurindam 12 dan Renovasi pagar kawasan pemerintahan.

Selain itu ada juga rehabilitasi Masjid Raya Dompak dan Pekerjaan infrastruktur di kawasan Bintan Expo.

“Kami memang lebih fokus pada pembangunan di kabupaten dan kota, mulai dari jalan, jembatan hingga kawasan perkantoran di Dompak,” jelasnya.

Meski sebagian besar proyek telah dikontrak, masih terdapat empat paket pekerjaan yang belum memasuki tahap lelang, yakni, Peningkatan Jalan Batu Yodong di Kabupaten Kepulauan Anambas, Proyek jalan yang bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit.
Peningkatan Jalan Sagulung di Kota Batam dan Pembangunan Rumah Sakit Provinsi Kepulauan Riau.

Rodi memastikan tiga paket pekerjaan jalan ini akan segera diproses. Sementara itu, proyek pembangunan rumah sakit masih menunggu hasil review dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Untuk tiga paket jalan ini juga akan segera kami proses. Untuk rumah sakit masih menunggu review BPKP dan diperkirakan satu sampai dua minggu lagi baru masuk tahap lelang,” tutupnya.

Penulis :Roland
Editor  :Redaktur