Tagihan Listrik Membengkak Ditengah Pandemi, Warga dan DPRD Bintan Protes PLN

Wakil Ketua komisi II DPRD Bintan Indra Setiawan bersama anggota DPRD Bintan saat melakukan sidag
Wakil Ketua komisi II DPRD Bintan Indra Setiawan bersama anggota DPRD Bintan saat melakukan sidak.

PRESMEDIA.ID, Bintan- Tagihan listrik warga tiba-tiba membengkak ditengah pandemi Covid-19, masyarakat dan DPRD di Bintan protes layanan PLN.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Bintan Indra Setiawan mengatakan, dalam Minggu terakhir ini sejumlah masyarakat mengeluh, dan menyampaikan pada DPRD atas tarif listrik yang naik pada tagihan di Mei 2020.

Hal ini lanjut Indra, sangat memprihatinkan, sebab ditengah pandemi wabah covid-19 saat ini, masyarakat kembali dibuat pusing dengan tagihan listrik yang tidak wajar.

“Masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, buruh dan karyawan yang dirumahkan bahkan di PHK dari tempat kerja pusing dan sangat dibebani dengan kenaikan tagihan ini,”ujar Indra belum lama ini.

Masyarakat menilai, kenaikan tarif listrik ini tidak wajar dan sangat tidak adil, ditengah kondisi ekonomi seperti ini.

Hal ini, lanjut dia, juga sangat kontradiktif dengan janji-janji pemerintah pusat dan PT.PLN yang menyatakan akan menggratiskan dan memberi diskon pelanggan dengan kategori subsidi.

“Ini sudah menyangkut hajat hidup orang banyak dan merupakan keuangan negara maka wajar dipertanyakan. Apalagi ada info juga kalau ada warga yang belum dapat menikmati fasilitas keringan ini sampai sekarang,”katanya.

Atas dasar itu, sebut Politisi PDIP ini, pihaknya dari komisi II DPRD akan memanggil pihak PLN. Baik manajemen PLN Rayon Tanjunguban maupun Kijang.

Penulis: Hasura