Irigasi Pengairan Tak Berfungsi Petani Padi Bintan Buyu-Bintan Mengeluh

Komisi II DPRD Bintan saat melakukan dialog dengan Warga tani di Bintan Bunyu kabupaten Bintan
Komisi II DPRD Bintan saat melakukan dialog dengan Warga tani di Bintan Bunyu kabupaten Bintan

PRESMEDIA.ID,Bintan- Sejumlah petani padi di desa Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan, mengeluhkan kondisi irigasi pengairan sawah di daerahnya yang tidak berfungsi, hingga berdampak pada pelaksanaan musim tanam padi.

Komisi II DPRD Bintan yang melakukan peninjauan ke lokasi mendapati bendungan Dam yang digunakan Petani mengairi sawah mereka di Bintan Buyu itu tidak berfungsi dan mengering.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Bintan, Indra Setiawan mengatakan dam dan irigasi untuk persawahan Desa Bintan Buyu tidak berfungsi secara maksimal. Sehingga padi tak dapat pasokan air yang cukup.

Sejumlah Petani kata dia, sangat mengeluhkan padi mereka yang kesulitan air karena kondisi dam dan irigasi tak maksimal

“Sampai saat ini kendala lain tidak ada. Baik kondisi tanah sampai penanam. Petani hanya mengeluhkan dam atau bendungan pengarian disana yang tidak berfungsi,”jelas Senin (4/5/220) kemarin.

Politisi PDI-P ini juga mengatakan, dari informasi yang diperoleh, Dam atau bendungan itu dibangun melalui anggaran APBN dan ketika masuk musim kemarau, bendungan posisinya lebih rendah dari pembuangan sehingga pasokan air menipis.

Maka,kata Indra, perlu ditata kembali agar stok air untuk sawah tetap terjaga sepanjang tahun. Khusus kondisi tanah tidak masalah bahkan lokasinya sangat cocok untuk sawah. Dari setiap hektare, sawah menghasilkan 3,5 hingga 5,5 ton beras.

Untuk menindak lanjuti permasalahan yang dihadapai Petanbi, lanjut Indra, dalam waktu dekat pihaknya akan mempertemukan petani dengan dinas terkait untuk bersama menata kondisi pertanian di Bintan. Termasuk fasilitas yang harus dibenahi dan dipenuhi.

Jika Pemkab Bintan serius untuk mengembangkan sektor pertanian padi seharusnya fasilitas pertanian wajib dipenuhi. Dengan begitu sawah tersebut dapat secara kontinyu menghasilkan beras untuk memenuhi kebutuhan di Bintan.

“Memang saat ini hasilnya belum banyak.Tapi jika dikembangkan dengan serius dan lebih luas lagi maka mampu memenuhi kebutuhan beras di Bintan,”katanya.

Penulis:Hasura