Jaringan Internet Lamah, Hambat Proses Sirekap Pilkada 2024 di Bintan

Ketua KPU Bintan Haris Daulay. (Foto Hasura)
Ketua KPU Bintan Haris Daulay. (Foto Hasura)

PRESMEDIA.ID– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bintan mengatakan, lemahnya jaringan internet di beberapa daerah terpencil di Bintan, berpotensi menghambat pelaporan hasil pemungutan suara Pilkada 2024 melalui aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) berbasis online di Pilkada 2024.

Ketua KPU Bintan, Haris Daulai mengatakan, hal ini dikhawatirkan dapat memperlambat proses rekapitulasi suara dari sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang terdampak.

Saat ini kata Haris, terdapat sekitar 25 TPS yang mengalami kendala jaringan internet lemah dari total 270 TPS yang tersebar di 51 kelurahan dan desa di Bintan.

Dari 25 TPS ini mengalami blank spot, terutama di Kecamatan Tambelan, seperti di Desa Pengikik yang sama sekali tidak memiliki sinyal.

“Memang benar, jaringan internet lemah terutama di Kecamatan Tambelan akan menyulitkan pelaporan hasil pemungutan suara melalui Sirekap,” kata Haris pada Senin (14/11/2024).

Untuk mengatasi masalah ini, KPU Bintan berencana berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dan penyedia layanan internet guna memperkuat jaringan di area yang mengalami kendala, terutama selama periode Pilkada.

Haris menambahkan, jika gangguan jaringan tetap terjadi, petugas KPPS akan menempuh dua alternatif: melaporkan hasil secara manual atau mengirim data ke TPS terdekat yang memiliki sinyal lebih baik untuk mengakses Sirekap.

“Jika jaringan masih bermasalah, petugas bisa menggunakan pelaporan manual atau mengirim data ke TPS dengan jaringan yang lebih kuat,” jelasnya.

Penulis:Hasura
Editor :Redaksi

Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi presmedia.id: redaksi.presmed@gmail.com