Kasus Kematian Anak di Tanjungpinang, Polisi Periksa Ahli Apoteker Setelah Terima Hasil Otopsi

Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Agung Tri Poerbowo saat didampingi oleh KBO Satreskrim Polresta Tanjungpinang. (Foto: Roland/Presmedia.id)
Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Agung Tri Poerbowo saat didampingi oleh KBO Satreskrim Polresta Tanjungpinang. (Foto: Roland/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Polresta Tanjungpinang menyatakan terus menyelidiki kasus meninggalnya seorang anak setelah minum obat dari Puskesmas Sei Jang, Tanjungpinang.

Hasil otopsi dari Laboratorium Forensik (Labfor) Polri telah diterima dan saat ini polisi akan meminta keterangan dari ahli apoteker untuk memperdalam penyelidikan.

Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Agung Tri Poerbowo, menjelaskan saat ini, pihaknya sedang meneliti lebih lanjut hasil otopsi tersebut.

“Kami sudah menerima hasil otopsi dari Puslabfor minggu lalu. Saat ini, kami sedang melakukan penelitian lebih lanjut dan akan memeriksa ahli apoteker sebagai bagian dari penyelidikan,” ujar Agung pada Senin (12/8/2024) di Mapolresta Tanjungpinang.

Agung juga menambahkan, proses penyelidikan berjalan lancar tanpa kendala, dengan seluruh prosedur, termasuk otopsi, dilakukan sesuai standar operasional.

“Hingga saat ini, penyidik sudah memeriksa 15 saksi, termasuk keluarga korban, dokter, dan staf Puskesmas terkait,” jelasnya.

Pemeriksaan saksi ahli apoteker akan dilakukan setelah semua saksi lainnya diperiksa.

“Setelah semua saksi diperiksa, kami akan menggelar perkara untuk langkah selanjutnya,” tambahnya.

Sebelumnya, kuasa hukum dan orang tua korban mendatangi Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Tanjungpinang untuk meminta perkembangan terbaru penye;idikan kasus kematian anak mereka. Mereka juga ingin mengetahui hasil otopsi serta detail penyelidikan lainnya.

Almarhum Dp, seorang siswa SMP di Tanjungpinang, meninggal dunia pada Selasa (9/7/2024) setelah meminum obat yang diberikan oleh dokter di Puskesmas Sei Jang. DP adalah putra dari Lia, warga Lorong Bunyu nomor 6, RT 03/RW 04, Kelurahan Tanjung Ayun Sakti.

Sebelum meninggal, ia sempat berobat ke Puskesmas tersebut karena mengeluhkan sakit kepala dan perut.

Penulis: Roland
Editor  : Redaktur