
PRESMEDIA.ID,Bintan- Sebanyak 7 warga Kecamatan Tambelan Bintan diisolasi mandiri. Isolasi mandiri, dilakukan berdasarkan tracking atau penelusuran tim medis. Ke 7 orang tersebut yag merupakan kerabat dan keluarga korban kasus COVID-19 yang kontak erat dengan kasus positif COVID-19.
Atas Isolasi mandiri ini, Kepala dinas Kesehatan Bintan, dr.Gamma AF Isnaeni meminta, agar masyarakat tidak memberi stigma negatif pada keluarga tersebut. Tetapi harus memberi suport dan semangat sebagai bentuk kebersamaan dalam melawan pandemi wabah COVID-19 ini.
“Mereka telah menjalani cek kesehatan dengan Rapid Diagnostik Test (RDT). Kemudian juga telah dilakukan pengambilan sampel swab tenggorokannya untuk dicek Polymerase Chain Reaction (PCR),”ujarnya Senin (25/5/2020) kemarin.
Saat ini, lanjut Gamma, ke 7 orang tersebut diminta untuk melakukan isolasi mandiri di kediamannya masing-masing. Selain itu, mereka juga akan dipantau dan diawasi oleh petugas medis sampai hasil PCR mereka keluar.
Sedangkan pasien warga Tambelan yang sebelumnya dinyatakan positif COVID-19, saat ini juga menjalani perawatan di RSUP Raja Ahmad Tabib (RAT) Kepri Batu 8 Kota Tanjungpinang.
“Untuk kondisinya, pria berusia 22 tahun yang positif Covid-19 itu, saat ini kian membaik. Dan yang bersangkutan sudah menjalani masa perawatan selama lima hari di RSUP RAT Kepri,”sebutnya.
Sebelumnya tegas Gama, laki-laki dari kecamatan Tambelan itu adalah Orang Tanpa Gejala (OTG) dan tidak mengalami gejala, namun dari hasil Uji Swab PCR lab, dinyatakan positif Covid-19.
“Saat ini Dia sudah diisolasi di RSUP RAT Kepri dari Kamis (21/5/2020) sampai saat ini. Kondisi bersangkutan baik-baik saja,”ujar Gama.
Warga lanjut Gamma, harus membantu mengawasi dan meberi suport dan semangat, hingga korban dan keluarganya bisa cepat sembuh. “Harus kita kasih suport, Mari kita bersama-sama lawan Covid-19 ini, Kita terapkan sosial distancing dan diam dirumah jika tidak ada hal penting yang akan dilakukan diluar rumah,”ujarnya.
Apabila terpaksa harus ke luar rumah untuk keperluan penting diharapkan menggunakan masker dan sering cuci tangan. Karena wabah Covid-19 ini tidak bisa dilihat dengan kasat mata jadi harus lebih hati-hati dan waspada.
Penulis:Hasura
Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi presmedia.id: redaksi.presmed@gmail.com












