Kenduri Budaya Lingga 2025 Dibuka dengan Tradisi Makan Sehidang Berlima

enduri Budaya Lingga 2025 resmi dibuka dengan tradisi Makan Sehidang Berlima. (Diskominfo Lingga)
enduri Budaya Lingga 2025 resmi dibuka dengan tradisi Makan Sehidang Berlima. (Diskominfo Lingga)

PRESMEDIA.ID– Kenduri Budaya Lingga 2025 resmi dibuka dengan tradisi Makan Sehidang Berlima. Warisan budaya Melayu Makan Sehidang Berlima ini, tak sekadar makan bersama, tapi juga merajut silaturahmi dan menggerakkan ekonomi lokal.

Suasana penuh kekeluargaan dan kebanggaan budaya dalam acara ini, begitu terasa di Replika Istana Damnah, Kamis (18/09/2025).

Kenduri Budaya Lingga 2025 ini, dibuka oleh Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah IV Riau–Kepulauan Riau bersama Pemerintah Kabupaten Lingga.

Tradisi Makan Sehidang Berlima, merupakan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia yang lahir dari kearifan lokal masyarakat Lingga.

Dalam tradisi ini, lima orang duduk bersama dalam satu hidangan yang melambangkan kebersamaan, kebersahajaan, dan eratnya persaudaraan khas Melayu.

Dukungan Penuh dari Pemerintah & Masyarakat

Acara turut dihadiri Bupati Lingga bersama Wakil Bupati, Kepala BPK Wilayah IV Riau–Kepri, jajaran pejabat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan. Kehadiran mereka menjadi simbol nyata dukungan terhadap pelestarian budaya Lingga.

Wakil Bupati Lingga, Ir. H. Novrizal, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga warisan budaya ini:

“Kenduri Budaya Lingga bukan hanya melestarikan tradisi, tetapi juga mempererat silaturahmi. Yang jauh datang mendekat, yang dekat semakin merapat. Selain itu, kegiatan ini juga menghidupkan UMKM lokal dan menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Dimeriahkan Seni & Musik Nusantara

Tak hanya makan bersama, suasana Kenduri Budaya Lingga semakin semarak dengan berbagai pertunjukan seni.

Di antaranya, Silat Alam Melayu Lingga (Lam Jalalah) yang menampilkan gerakan penuh filosofi. Roslan Madun dari Malaysia dengan lagu ikonik Lemak Manis. Tarian Persembahan dari Sanggar Megad Syah Alam.

Penampilan memukau juga ditampilkan, Deli Company, penyanyi asal Medan, Sumatera Utara.

Masyarakat tumpah ruah memenuhi lokasi acara, menyambut Kenduri Budaya dengan penuh antusias.

Kenduri Budaya Lingga 2025 bukan hanya seremoni, tetapi juga wadah memperkuat jati diri Melayu Lingga, merawat silaturahmi, serta meningkatkan kebanggaan masyarakat terhadap kekayaan budaya daerah.

Penulis:Aulia
Editor :Redaksi

Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi presmedia.id: redaksi.presmed@gmail.com