
PRESMEDIA.ID– Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Kepulauan Riau pada Oktober 2025 tercatat hanya 175.902 kunjungan. Jumlah ini turun 0,22 persen dibandingkan September yang mencapai 176.282 kunjungan.
Namun jika dibandingkan dengan periode yang sama pada Oktober 2024, jumlah kunjungan wisman ke Kepri ini meningkat 27,47 persen.
Penurunan kunjungan Wisman ke Kepri pada Oktober 2025 ini disebabkan turunnya kunjungan wisman ke Kota Batam sebesar 1,77 persen.
Sebaliknya, beberapa wilayah lainnya di Kepri justru mengalami peningkatan, seperti Kabupaten Bintan naik 7,91 persen, Kota Tanjungpinang naik 6,32 persen, Kabupaten Karimun naik 2,12 persen.
Sedangkan pintu masuk kunjungan wisman ke Kepri, masih didominasi Batam dan Bintan, dengan rincian:
- Batam: 139.443 kunjungan
- Bintan: 22.633 kunjungan
- Karimun: 8.541 kunjungan
- Tanjungpinang: 5.285 kunjungan
Singapura Dominasi Kunjungan Wisman
Berdasarkan kebangsaan, wisman yang datang ke Kepri pada Oktober 2025 masih didominasi WN Singapura dengan jumlah 81.244 kunjungan.
Kemudian disusul WN Malaysia sebanyak 42.626 kunjungan, Tiongkok 7.334 kunjungan, India 5.074 kunjungan, Filipina 2.975 kunjunganm, Myanmar/Burma 2.358 kunjungan, Korea Selatan 2.285 kunjungan, Inggris 2.150 kunjungan, Australia 1.652 kunjungan, Jepang 1.459 kunjungan dan Negara lainnya 26.745 kunjungan.
Kepala BPS Kepri menjelaskan sebagian besar negara asal wisatawan mengalami peningkatan kunjungan dibanding bulan sebelumnya.
Wisatawan Nusantara (Wisnus) Ikut Meningkat
Selain wisman, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) ke Kepri pada Oktober 2025 juga naik 4,66 persen, dari 296.768 perjalanan menjadi 310.590 perjalanan.
Secara kumulatif Januari–Oktober 2025, total perjalanan wisnus naik 24,91 persen dibanding periode yang sama tahun 2024.
Berdasarkan tujuan perjalanan Oktober 2025, total perjalanan wisnus mencapai 360 ribu perjalanan, naik 5,92 persen dari September.
Dari jumlah ini, kota Batam menjadi tujuan tertinggi Wisnus di Kepri dengan 181.440 perjalanan, kemudian disusul Kota Tanjungpinang sebanyak 61.307 perjalanan.
Sedangkan daerah Kabupaten Bintan, menjadi daerah dengan pertumbuhan tertinggi secara year-to-date (Januari–Oktober), mencapai 42,86 persen. Pertumbuhan terendah tercatat di Kabupaten Natuna, yakni -11,21 persen.
Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel Bintang 1 Malam
TPK hotel bintang di Kepri pada Oktober 2025 mencapai 47,96 persen, naik 0,36 poin dibanding September 2025 yang sebesar 47,60 persen.
Namun, jika dibandingkan Oktober 2024, TPK hotel bintang turun 7,29 poin dari sebelumnya 55,25 persen.
Dilihat berdasarkan klasifikasi hotel, TPK tertinggi berada pada Hotel bintang 1 sebesar 53,34 persen sedangkan TPK terendah berada pada Hotel bintang 5 sebesar 35,35 persen.
Sementara rata-rata lama menginap tamu (asing & domestik) pada hotel bintang di Kepri mencapai 1,95 malam, lebih tinggi dibanding September 2025.
Penulis:Presmedia
Editor :Redaksi