Lantai Pasar Ikan Tanjungpinang Roboh, Ibu Hamil dan Anak Bersama Motor Warga Jadi Korban

Fitriyani Ibu Hamil menjadi salah satu korban robohnya lantai Pelantar Pasar Ikan kota Tanjungpinang.
Fitriyani Ibu Hamil menjadi salah satu korban robohnya lantai Pelantar Pasar Ikan kota Tanjungpinang.

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Seorang ibu hamil bersama satu orang anaknya, menjadi korban, dalam kejadian ambruknya Lantai pelantar beton parkiran Pasar Ikan, Pasar Baru Kota Tanjungpinang, Sabtu (5)3/2022).

Sementara 3 warga lainnya bersama puluhan motor, termasuk jualan pedagang ikan, juga turut menjadi korban.

Kepala Seksi Rekonstruksi Rehabilitasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang, Prayoga Dwi Putra, mengatakan atas kejadian itu, pihaknya masih terus melakukan evakuasi.

“Setelah mendapat informasi tadi sekitar pukul 09.00 wib kami langsung turun ke lokasi, dan melakukan evakuasi,” kata Prayoga di TKP Sabtu (5/3/2022).

Ia menyebutkan kondisi di lapangan banyak kendaraan roda dua yang telah diangkut dan dievakuasi oleh warga dan petugas.

Sementara itu untuk korban informasi sementara ada sebanyak 4 orang diantaranya anak-anak dan orang dewasa dan saat ini telah dievakuasi ke Rumah Sakit terdekat.

“Informasi sementara ada tiga orang korban dan semuanya sudah dibawa ke RS,” ucapnya.

Menurutnya untuk kondisi korban belum diketahui dan sedang ditangani rumah sakit.

Petugas lanjutnya, juga masih melakukan evakuasi terhadap bangunan yang roboh serta sejumlah kendaraan yang terjatuh kedalam laut.

“Ada tiga unit yang sudah berhasil kita angkat dari laut. Dan didalam juga masih ada beberapa,” jelasnya.

Korban Fitriyani Mengaku Sedang Berbelanja

Sementara itu, Fitriyani (23) seorang ibu hamil yang juga turut menjadi korban atas robohnya lantai pelataran kaki lima Pasar Ikan Tanjungpinang itu mengaku sedang mau berbelanja.

Dia dan anaknya bersama seorang temannya datang ke Pasar itu dengan menggunakan motor.

“Saat itu saya baru sampai di Parkiran motor, tiba-tiba lantai langsung roboh dan saya masuk kedalam laut bersama anak saya,” kata Fitriyani.

Ia mengaku saat ini dirinya sedang hamil anak ke dua, dengan usia kandungan 7 bulan.

Fitri menyebutkan bahwa dirinya bersama anaknya memang biasa berbelanja ke pasar ikan itu setiap harinya.

“Anak saya luka di bagian kepala sedikit saja, tetapi saya sempat sakit di bagian perut, tapi sudah dicek tadi sama dokter,” ucapnya.

Untuk memastikan anak dan kandungannya, Fitriyana mengaku masih akan memeriksakannya ke Klinik dokter kandungan.

Sementara itu, Waldi yang merupakan warga Bukit Cermin mengaku istrinya juga menjadi korban.

Waldi mengaku istri yang bernama Dwi mengalami luka pada bagian tangan dan kaki.

“Tidak parah luka sedikit saja di kaki dan ditangan,” jelasnya.

Saat ini ia masih menunggu informasi dari Pemerintah setempat karena sepeda motor yang digunakan istrinya juga mengalami kerusakan.

“Katanya mau didata sepeda motor yang rusak makanya saya kesini,” jelasnya.

Sementara itu salah satu korban lagi bernama Ilham Putra (5) warga Bukit Cermin Tanjungpinang juga mengalami patah tulang pada bagian jari kelingking dan jari manis. Saat ini, korban juga masih dirujuk ke RSAL Tanjungpinang.

Atas kejadian ini, pemerintah kota Tanjungpinang dan PT.Tanjungoinang Maju Bersama (TMB) belum memberi tanggapan, atas nasib dan kerugian yang diderita warga.

Penulis : Roland
Editor : Redaksi