Pengurus DPC Peradi 2023-2028 Dilantik, Iwan Kesuma Putra Jadi Ketua

Iwan Kesuma Putera Resmi Dilantik Ketua DPC Peradi Tanjungpinang. (Foto: Roland/ Presmedia.id)
Iwan Kesuma Putera Resmi Dilantik Ketua DPC Peradi Tanjungpinang. (Foto: Roland/ Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Tanjungpinang 2023-2028 telah resmi dilantik, menandai awal masa bakti baru. Pelantikan ini, yang juga mencakup pengurus Pusat Bantuan Hukum (PBH) dan Young Lawyers Committee (YLC) Peradi Tanjungpinang Masa Bakti 2023-2028, di Trans Convention Center Aston Hotel Tanjungpinang pada Senin (20/11/2023).

Iwan Kesuma Putera, Ketua DPC Peradi Tanjungpinang, menyatakan bahwa setelah pelantikan, fokus akan beralih ke pelaksanaan program kerja. Dalam waktu dekat, mereka berencana untuk mengadakan rapat anggota guna menentukan program kerja satu tahun ke depan.

Setelah berhasil terpilih dalam Muscab, Peradi Tanjungpinang telah aktif terlibat dalam kegiatan langsung bersama masyarakat, terutama melalui PBH yang telah aktif selama 5 tahun terakhir setelah mengalami periode tidak aktif.

Iwan menyampaikan, “Khususnya dalam kegiatan PBH yang telah aktif, dimana 5 tahun belakangan ini vakum.”

Dalam konteks PBH, Iwan menyebut bahwa rencananya akan ada banyak kegiatan yang melibatkan anggota YLC untuk menyelenggarakan kegiatan bersama masyarakat. “Saya optimis bahwa kepengurusan ini akan diberdayakan oleh advokat-advokat muda,” tambahnya.

Saat ini, jumlah pengurus DPC Peradi Tanjungpinang mencapai 32, termasuk penasehat, dengan total anggota sebanyak 125 advokat. Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi, Sutrisno, berharap bahwa PBH dan YLC, dengan pengurus DPC yang baru, dapat bersinergi untuk memberikan kontribusi positif dalam kegiatan yang dilakukan bersama masyarakat.

Sutrisno menambahkan bahwa dalam upaya pengabdian terhadap masyarakat, terutama yang tidak mampu, PBH dapat memberikan bantuan hukum secara gratis. “Bantuan hukum tanpa biaya, terutama bagi yang tidak mampu, sehingga manfaatnya dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Saat ini, sudah ada 160 PBH yang tersebar di seluruh Indonesia,” ungkapnya dengan optimisme.

Penulis: Roland
Editor  : Redaktur