PT BIIE Gelar Bakti Sosial dan Bedah Sekolah di Bintan

Tim dari PT BIIE melakukan bedah sekolah SDN 006 Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam. (Foto PT BIIE)
Tim dari PT BIIE melakukan bedah sekolah SDN 006 Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam. (Foto PT BIIE)

PRESMEDIA.ID– PT.Bintan Inti Industrial Estate (PT BIIE) menggelar program Bakti Sosial dan Bedah Sekolah Tahun 2026 di Kabupaten Bintan.

Kegiatan tersebut, dilaksanakan di SD Negeri 006 Seri Kuala Lobam, Desa Teluk Sasah, Kabupaten Bintan, sebagai bagian dari program CSR BIIE Peduli Pendidikan yang berfokus pada pengembangan fasilitas sekolah dan pembentukan lingkungan belajar yang sehat serta nyaman.

Program ini turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Bintan Nafriyon, Camat Seri Kuala Lobam Nona, Kepala Desa Teluk Sasah, Kepala Sekolah SD Negeri 006 Seri Kuala Lobam, perwakilan Puskesmas Teluk Sasah, bank sampah setempat, hingga sponsor dan tenant Kawasan Industri BIE.

General Manager PT BIIE, Aditya Laksamana mengatakan, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Menurutnya, melalui program Bedah Sekolah, PT BIIE ingin menghadirkan lingkungan belajar yang lebih nyaman, aman, bersih, dan mendukung proses belajar mengajar bagi siswa.

“Kami berharap fasilitas sekolah yang lebih baik dapat meningkatkan semangat belajar dan motivasi anak-anak dalam meraih cita-cita mereka,” ujarnya.

Selain pembenahan fasilitas, PT BIIE juga menanamkan pentingnya budaya hidup bersih di lingkungan sekolah sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa.

Lingkungan sekolah yang sehat dan tertata diyakini mampu menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif, sehingga siswa menjadi lebih disiplin, fokus, dan bersemangat dalam berprestasi.

Program Bedah Sekolah 2026 Fokus pada Fasilitas dan Edukasi

Program Bedah Sekolah Tahun 2026 mencakup sejumlah kegiatan, di antaranya, Perbaikan fasilitas sekolah, Pembenahan perpustakaan, Kegiatan bakti sosial dan
Edukasi lingkungan dan keselamatan.

Tidak hanya itu, siswa juga mendapatkan edukasi terkait pengelolaan sampah sejak dini, malaria, TBC, hingga HIV/AIDS.

Sementara para guru diberikan pelatihan penggunaan APAR dan penanganan kebakaran LPG guna meningkatkan kesiapsiagaan dan keselamatan di lingkungan sekolah.

Program ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang sebelumnya telah dilaksanakan di SMP Negeri 15 Bintan, SMP Negeri 16 Bintan, dan SD Negeri 003 Seri Kuala Lobam.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen jangka panjang PT BIIE dalam memperkuat sektor pendidikan di wilayah sekitar Kawasan Industri BIE.

PT BIIE juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, khususnya para sponsor seperti Pepperl+Fuchs, PT Bintanindo Sukses Perkasa, dan Toko Sung Mahkota.

Secara khusus, penghargaan diberikan kepada Direktur Pepperl+Fuchs, Jumari, atas kolaborasi CSR dalam pembenahan perpustakaan sekolah yang diharapkan mampu meningkatkan minat baca siswa.

Aditya menegaskan, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis semata, tetapi juga dari sejauh mana perusahaan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Menurutnya, sinergi antara perusahaan, pemerintah, sekolah, Puskesmas Teluk Sasah, bank sampah, tenant kawasan industri, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan pembangunan berkelanjutan.

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat terus menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bintan,” tambahnya.

Penulis:Hasura
Editor :Redaksi