Sekda Kepri Sebut 60 Persen Dari Rp.230 M Dana COVID-19 Sudah Digunakan

Sekda kepri TS Arif Fadillah
Sekda kepri TS Arif Fadillah

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang-Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepulauan Riau, TS Arif Fadillah mengatakan, sekitar 60 persen dari Rp.230 milliar aloklasi anggaran penanggulangan bencana non Alam COVID-19 sudah digunakan.

Penggunaan anggaran tersebut didominasi untuk bidang kesehatan, mulai dari biaya perawatan pasien COVID-19, pembelian alat kesehatan.

“Memang dominan untuk kesehatan yang lebih banyak, Karena disamping pembelian alat kesehatan yang lumayan besar biaya perawatan korban juga memakan biaya besar,”ujar Arif Senin (15/6/2020).

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Kepri ini menambahakan, pembiayaan untuk kesehatan dari anggaran dana COVID-19 Kepri pengunaan terus bergerak, melihat seberapa besar penularan pandei COVID-19 di Provinsi Kepri, khususnya dalam perawatan pasien COVID yang menjadi tangungan pemerintah.

“Itu makanya kita berharap mudah-mudahan tidak ada tambahan (pasien) lagi. Mari kita sama-sama disiplin mengikuti protokol kesehatan,”kata Arif.

Selain itu, lanjut Arif, untuk program Jaring Pengaman Sosial (JPS) berupa pembagian paket sembako ke seluruh kabupaten/kota juga terus dilaksanakan. Meski saat ini belum menyeluruh, Namun menurutnya, dalam waktu dekat penyaluran bantuan sembako provinsi ke 7 kabupaten/kota itu akan selesai sesuai dengan target yang direncanakan.

“Untuk sektor pemulihan ekonomi, saat ini tim ekonomi juga sedang bekerja melihat seberapa besar dampak ekonomi yang terjadim”katanya.

Pemerintah Provinsi lanjut Arif, akan bekerjasama dengan pihak Bank Indonesia (BI) dan Badan Pusat Statistik (BPS) guna mencarikan solusi yang baik mengatasi persoalan tersebut.

“Dari Dinas Koperasi juga sedang melihat UKM mana yang berdampak besar, apakah nanti kita akan diberi dukungan modal untuk membangkitkan kebali sektor usahanya, nanti akan dilihat”ujarnya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah provinsi Kepri mengalokasikan anggaran sebesar Rp230 miliar untuk penanggulangan COVID-19 dari refocusing dan realokasi anggaran APBD. Pengunaan anggaran COVID-19 Kepri itu diperuntukan untuk menanganan Kesehatan, dampak ekonomi serta Jaring pengaman Sosial akibat COVID-19.

Adapun rincian anggaran itu dari Rp 320 Miliar dana yang dialokasikan melalui Refocusing dan realokasi di APBD 2020 antaralin, untuk Dinas Kesehatan Kepri Rp.5,7 Milliar, RSUD Raja Ahmad Thabib Rp.22,8 Milliar, RSUD Engku Haji Daud Tanjung Uban Rp.9,4 milliar.

BPBD Kepri Rp2,8 milliar, Satpol-PP Rp 200 juta, Badan Kesbangpol Linmas Rp200 juta, Dinas Perhubungan Rp.1,1 milliar, Dinas Komunikasi dan Infromatika Rp.1,1 milliar

Sedangkan bantuan (Khusus keuangan) untuk kabupaten/kota Rp.6,2 milliar. Inspektorat Daerah Rp.1 Milliar, Belanja tidak terduga yang dieruntukan sebagai Bantuan sosial dan pengadaan sembako Rp172 milliar, serta dana hibah kepada Instansi vertikal sebesar Rp 7 milliar.

Penulis:Ismail��