
PRESMEDIA.ID, Bintan-Keluarga Kakek dan Nenek, serta satu orang cucunya, yang sebelumnya menjalani Issolasi mandiri di Tanjunguban Bintan akhirnya dinyatakan negatif covid-19, berdasarkan uji Swab dan PCR laboratorium.
Sebelumnya, Kakek dan Nenek serta satu cucunya itu, sempat menjalani isolasi mandiri selama 14 hari dirumahnya di Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara (Binut) karena anaknya di Batam terkonfirmasi positif Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan, dr Gama AF Isnaeni mengatakan satu keluarga yang menjalani isolasi mandiri itu adalah pasangan suami istri (pasutri) alias nenek dan kakek serta cucunya berusia 8 tahun.
“Ketiganya terpaksa diisolasi karena ibu dari anak 8 tahun itu atau anaknya sang nenek dan kakek itu dinyatakan positif Covid-19,” ujar Gama, kemarin.
Sambil menjalani isloasi mandiri, ketiganya juga menjalani rapid tes. Hasilnya negatif dan kemudian juga sampel swab dan darahnya diambil untuk tes melalui PCR dan hasilnya juga negatif.
“Mereka sudah beraktivitas seperti biasanya,”katanya.
Sebelumnya, nenek, kakek dan cucunya tepaksa harus diisolasi secara mandiri karena telah kontak langsung dengan anggota keluarganya yang bekerja di ATB Batam yang dinyatakan Positif Covid-19 pada Senin (13/4/2020).
Pekerja ATB itu adalah seorang perempuan berusia 32 tahun. Dia sempat periksa kesehatan di Tanjunguban sambil membawa anaknya untuk dititipkan di rumah orangtuanya sebelum positif Covid-19 dan ditetapkan sebagai Pasien ke 12 di Batam.
Penilis:Hasura
Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi presmedia.id: redaksi.presmed@gmail.com











