
PRESMEDIA.ID, Bintan – Setelah melakukan pencarian selama 4 jam di Perairan Pantai Sakera akhirnya Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad pemancing asal Lobam, Heru (22), Senin (14/6/2021) sekitar pukul 11.30 WIB. Namun naas, korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Plt Kepala Basarnas Tanjungpinang, Miswadi, mengatakan setelah 4 jam pencarian akhirnya jasad korban berhasil ditemukan sekitar 300 meter dari lokasi kejadian dalam kondisi meninggal dunia.
”Saat ditemukan posisi jasad mengapung. Lalu tim mengangkat jasad korban dan memasukkannya ke dalam kantong mayat,” kata Miswadi.
Jasad korban langsung dievakuasi ke darat dengan perahu karet milik Basarnas Tanjungpinang. Selanjutnya dibawa ke RSUD Engku Haji Daud (EHD) Tanjunguban dengan ambulan.
Miswadi menambahkan, pencarian hari kedua ini, dilakukan oleh Tim SAR gabungan sejak pukul 07.30 WIB. Pencarian yang dibagi dalam dua kelompok ini menyusuri perairan dari arah Barat Laut hingga ke Utara sesuai kondisi cuaca saat ini.
“Pencarian dari arah Barat Laut-Utara dilakukan oleh Basarnas Tanjungpinang, Polisi, TNI, dan KPLP Tanjung Uban. Lalu kelompok satu lagi tagana dan masyarakat menyusuri pantai dan bibir pantai dengan pompong,” katanya.
Pencarian ini tidak hanya mengerahkan kapal dan perahu karet saja. Tetapi juga pesawat tanpa awak atau drone. Sehingga dapat dipantau dari ketinggian.
Dengan keberhasilan ini, maka operasi SAR gabungan ini dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Sehingga seluruh unsur terkait bisa kembali ke pangkalannya masing-masing.
“Kita ucapkan terimakasih atas kerjasamanya dalam operasi ini,” demikian Miswadi.
Penulis: Hasura
Editor: Ogawa